Koleksi Materi Kuliah Subuh Dan Kultum Islam 2020 M Hari Ini Hari Ke 2 Singkat Ringkas Lucu Pendek

Koleksi Materi Kuliah Subuh Dan Kultum Islam 2019 M Hari Ini Hari Ke 2 Singkat Ringkas Lucu Pendek - Para hadirin yang budiman yang dirahmati allah pada kesempatan kali ini kita akan kembali lagi meneruskan pembahasan materi kuliah subuh yang telah saya sampaikan pada pembahasna hari pertama, dan kali ini kita akan berlanjut pada pembahasan materi untuk hari yang ke dua. Dan untuk hari yang kedua ini insya allah saya akan membawakan tema tentang sholat, karena antara ibadah puasa dan sholat itu sama-sama merupakan rukun islam.

Karena sebagai telah kita ketahui bahwa rukun islam itu semuanya ada lima, dan yang lima itu semuanya harus kita laksanakan andai kita termasuk orang yang mampu dan mempunyai akal yang sehat serta sudah baligh. Karena jika kita sedang dalam keadaan yang madarat, agama islam selalu memberikan kemurahan dan kemudahan. Namun semua hal yang dapat dikatakan madarat itu ada syarat dan dasar hukumnya yang sesuai aturan agama islam.

Dan bagi kamu yang akan menyimak pembahasan materi kuliah subuh untuk hari yang kedua, silahkan siapkan alat tulis untuk mencatatkan keterangan-keterangannya, dan pembahasan berikutnya di materi kuliah subuh hari ke 3. Namun jika kalian merasa malas menulis, di jaman sekarang ini kita tidak perlu pusing karena teknologi sudah semakin maju dan semakin canggih, kini kita bisa dengan cara memfoto halamannya langsung atau dengan menggunakan aplikasi di hand phone android yang biasa disebut screenshots.

Koleksi Materi Kuliah Subuh Islam 2019 Hari Ini Hari Ke 2 Singkat Ringkas Lucu Pendek

Materi Kuliah Subuh Hari Ke Dua

الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ خَلَقَ الْإِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ، وَفَضَّلَهُ عَلَى كَثِيْرٍ مِمَّنْ خَلَقَ بِالْإِنْعَامِ وَالتَّكْرِيْمِ، فَإِنِ اسْتَقَامَ عَلى طَاعَةِ اللهِ اسْتَمَرَّ لَهُ هذَا التَّفْضِيْلُ فِي جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَإِلاَّ رُدَّ فِي الْهَوَانِ وَالْعَذَابِ الْأَلِيْمِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَهُوَ الْخَلاَّقُ الْعَلِيْمِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ شَهِدَ لَهُ رَبُّهُ بِقَوْلِهِ: {وَإِنَّكَ لَعَلى خُلُقٍ عَظِيْمِ} صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ سَارُوْا عَلَى النَّهْجِ القَوِيْمِ وَالصِّرَاطِ المُسْتَقِيْمِ، وَسَلَّمَ تَسْلِيْماً كَثِيْرًا، أَمَّ بَعْدُ

Puja dan puji kita panjat ke dzat allah yang maha suci, syukur kita panjatkan ke dzat allah yang maha gofur, sholawat beserta salam semoga selamanya terlimpah curahkan kepada jungjunan alam sang proklamator islam sedunia yakni habibana wa nabiyana muhammad saw. Tak lupa kepada keluarganya para sahabatnya dan juga tabiin serta tabiatnya dan semoga sampai kepada kita selaku umatnya, aamiin yaa allah yaa robbal alamiin.

Adik-adik peserta kuliah subuh yang saya hormati dan semoga allah mulyakan, alhamdulillah pada hari kedua ini kita masih diberikan kekuatan oleh allah untuk senantiasa mengikuti kuliah subuh dan melaksanakan ibadah puasa dibulan suci ramadhan, dan semoga saja semua amaliah baik kita diterima oleh allah swt, selain itu kita juga harus memperbanyak membaca istighfar kepada allah swt agar semua dosa yang telah kita lakukan diampuni oleh allah swt.

Adik-adik sekalian peserta kuliah subuh yang saya banggakan, pada kesempatan kali ini insya allah saya akan memberikan materi tentang kewajiban melaksanakan sholat lima waktu, karena sebagai mana telah kita ketahui bahwa ibadah sholat yang lima waktu itu adalah merupaka ibadah pokok yang tidak boleh kita tinggalkan. Dan jika kita nekat untuk meninggalkan maka kita akan termasuk orang yang berdosa.

Ibadah sholat itu harus kita biasakan mulai dari ketika usia dini, karena jika tidak kita biasakan sejak dari usia dini nanti pas telah sampai pada batas baligh kita pasti akan merasa malas, banyak lupa untuk melaksanakannya, dan akan semakin sulit timbul kesadaran akan kewajiban sholat tersebut. Oleh sebab itu saya berpesan kepada adik-adik semua teruslah laksanakan ibadah sholat lima waktu agar kita terbiasa.

Karena menjadikan sebuah kebiasaan itu sangatlah sulit, sedangkan kalau yang namanya sudah menjadi kewajiban itu tidak akan pandang bulu, jadi apabila kita sudah baligh dan tidak ada hal yang memperbolehkan kita untuk menunda sholat lima waktu maka kita tetap diwajibkan untuk mengerjakan sholat meskipun kita sedang dalam keadaan yang sangat malas sekali. Karena sebagai mana baginda nabi muhammad saw bersabda:

اَلصَّلاَةُ عِمَادُ الدّيْنِ فَمَنْ اَقَامَهَا فَقَدْ اَقَامَ الدّيْنِ وَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ هَدَمَ الدّيْنِ

Artinya: “Shalat adalah tiang agama. Barang siapa yang menegakkan shalat,maka berarti ia menegakkan agama, dan barang siapa yang meninggalkan shalat berarti ia merobohkan agama”. (HR. Bukhari Muslim)

Berdasarkan hadist tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa jika kita meninggalkan sholat lima waktu itu berarti kita menginginkan agama kita runtuh, sedangkan jika agama kita runtuh dan hancur maka kehidupan manusia di dunia ini akan carut marut tidak jelas aturannya, akan mementingkan kepentingan pribadi tanpa memikirkan orang lain. Seorang pemimpin akan menerapkan hukum tumpul ke atas dan tajaam kebawah.

Yang akibatnya kehidupan manusia yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin, pejabat makin makmur dan rakyat makin tersungkur. Dan itu akan menimbulkan kerusakan dimuka bumi ini karena pedoman kehidupan telah mereka tinggalkan. Oleh sebab itu jika kita menginginkan kehidupan yang tentram aman dan damai, maka kerjakanlah sholat lima waktu jangan pernah kita tinggalkan karena itu adalah merupakan kewajiban yang harus kita laksanakan.

Sebab jika kita berani meninggalkan sholat, tiu berarti kita telah merasa siap akan merasakan siksa neraka nanti di akhirat, bukan hanya di akhirat saja, jika kita berani meninggalkan sholat maka siksanya akan kita rasakan sejak kita masih hidup di dunia. Maka tidak heran apabila pada jaman sekarang begitu banyak sekali bencana yang allah turunkan, itu karena manusia dijaman sekarang sudah banyak yang berani dengan sengaja meninggalkan kewajiban dan berbuat musyrik kepada allah swt.

Adik-adik yang saya hormati dan mudah-mudahan allah mulyakan, dari saya dicukupkan dulu sekian. Semoga pertemuan kita kali ini bukanlah merupakan pertemuan yang terakhir, dan semoga materi kuliah subuh hari ini bermanfaat untuk kita semua dan semoga besok kita masih diberikan umur dan kesempatan untuk dapat berjumpa kembali dalam acara kuliah subuh di hari yang ke tiga. Aamin Yaa Allah Yaa Robbal Aalamiin.

Materi Kultum 1441 H Hari Ke 3 Dan Kuliah Subuh 2020 M Singkat Padat Jelas Lucu Dan Menarik

Materi Kultum 1441 H Hari Ke 3 Dan Kuliah Subuh 2020 M Singkat Padat Jelas Lucu Dan Menarik - Para pembaca sekalian kita berjumpa lagi dalam pembahasan tentang kuliah subuh, dan kini kita masih berada dalam cakupan bulan ramadhan 1440 H. Dan kita telah melaksanakan puasa selama dua hari kebelakan dan masih akan berjuang melaksanakan puasa untuk 28 hari berikutnya, dan tentu saja untuk para penceramah yang sering mengisi acara kuliah subuh sangat membutuhkan materi untuk dijadikan bahan pembahasan dalam kegiatan kuliah subuh.

Setelah kemarin dalam acara kuliah subuh hari ke 2 kita membahas tentang puasa, kini dihari yang ke 3 kita akan membahas tentang berbakti kepada orang tua, dan insya allah besok akan membahas materi kultum dan kuliah subuh untuk hari ke 4. Dalam memberikan materi kuliah subuh itu kita jangan memberikan pembahasan yang terlalu dalam, tapi kita harus bisa menyesuaikan dengan para peserta kuliah subuh tersebut yang rata-rata masih berusia anak-anak. Selain itu kita juga jangan terlalu lama dalam mengisi acara kuliah subuh tersebut.

Tujuannya adalah supaya mereka tidak merasa kapok untuk datang dihari-hari berikutnya, karena sebagai mana telah kita ketahui bahwa setelah melaksanakan makan sahur biasanya kita sering dihinggapi oleh rasa kantuk yang cukup memberatkan mata, dan rasa kantuk itu sering kita tahan sampai datangnya adzan subuh, karena jika kita tidur biasanya sholat subuh yang merupakan ibadah fardu terkadang trlewatkan begitu saja, oleh sebab itu kita harus sedikit pengertian dengan keadaan anak-anak peserta kuliah subuh dengan cara memberi materi kuliah subuh yang tidak terlalu lama.

Materi Kultum  Hari Ke 3 Dan Kuliah Subuh 2019 Singkat Padat Jelas Lucu Dan Menarik

Materi Kuliah Subuh Tentang Berbakti Kepada Orang Tua

إِنَّ الْحَمْدَ لِلهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا، أَمَّا بَعْدُ

Semua puji semata-mata untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala yg mempunyai kesempurnaan pada seluruhnya nama serta sifat-Nya. Kita memuji-Nya serta meminta pertolongan-Nya, dan meminta ampunan-Nya. Kita berlindung kepada-Nya atas kekeliruan diri-diri kita serta kejelekan amalan-amalan kita. Shalawat serta salam mudah-mudahan selalu Allah Subhanahu wa Ta’ala curahkan terhadap Nabi kita Muhammad, keluarganya serta banyak sahabatnya, dan terhadap seluruhnya kelompok muslimin yg serius ikuti petunjuknya. Saya bersaksi sebetulnya tak ada yg memiliki hak untuk diibadahi, terkecuali cuma Allah Subhanahu wa Ta’ala semata-mata serta saya bersaksi jika Nabi Muhammad ialah hamba serta utusan-Nya.

Adik-adik yang saya hormati....

Mari kita terus-menerus bertakwa terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan menjalankan kewajiban-kewajiban kita kepada-Nya serta keharusan yang penting dijalankan pada hamba-hamba-Nya.
Ketahuilah, jika keharusan terbesar yang penting dijalankan oleh seseorang hamba selesai kewajibannya terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala serta Rasul-Nya yaitu keharusan dalam penuhi hak orang tua. Masalah ini seperti dalam firman-Nya,

وَاعْبُدُوا اللهَ وَلاَتُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Beribadahlah Kalian Kepada Allah dan Janganlah Kalian Mempersekutukan-Nya Dengan sesuatupun dan berbuat Baiklah kalian kepada Kedua Orangtua.” (An-Nisa’: 36)

Dalam ayat yang lainnya allah berfirman:

وَوَصَّيْنَا اْلإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا

“Kami Perintahkan Kepada Manusia Supaya Berbuat Baik Kepada Kedua Orangtuanya, Ibunya Telah Mengandungnya Dengan Susah Payah, dan Melahirkannya Dengan susah-payah (pula).” (Al-Ahqaf: 15)

Pada dua ayat itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala memaparkan begitu utamanya keharusan berbakti terhadap orang-tua dengan mendeskripsikan begitu besarnya pengorbanan serta layanan orang-tua terlebih ibu terhadap anaknya. Jadi, telah setidaknya buat seseorang anak untuk melakukan perbuatan baik terhadap orangtuanya, lantaran orang yg berakal semestinya akan tidak melupakan kebaikan orang yang lain terhadapnya ditambah lagi membalas kebaikannya dengan menyakitinya. Jadi, apa wajar buat seseorang anak untuk melupakan kebaikan orangtuanya hingga tak melakukan perbuatan baik padanya? Begitu juga, semestinya lebih tak patut kembali buat seseorang anak untuk menyakiti orangtuanya yg udah terus-terusan melakukan perbuatan baik padanya dengan keluarkan pengorbanan yg begitu besar bahkan juga sampai mempertaruhkan nyawanya.

Adik-adik peserta kuliah subuh yang saya hormati....

Nabi muhammad saw mengatakan bahwa berbakti kepada orang tua itu lebih utama dari pada jihad dijalan allah swt, pernyataan ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Abdullah ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu, beliau berkata:

سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلّيْهِ وَسَلَّمَ: أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللهِ؟ قَالَ: الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا. قَالَ: ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ: ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ. قَالَ: ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ: الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ

Aku Bertanya Kepada Nabi shallallahu ‘alaihi Wa Sallam, “Amalan Apakah Yang Paling Dicintai Oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menjawab, “Shalat pada waktunya.” Aku berkata, “Kemudian apa?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa Sallam menjawab, “Berbakti kepada orang tua.” Aku berkata, “Kemudian apa?” Beliau Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam Menjawab, “Kemudian Jihad di Jalan Allah.” (H.R. Al-Bukhari dan Muslim)

Dari ayat-ayat serta hadits diatas dan yang lain, seorang bakal mendalami dengan jelas begitu tinggi serta mulianya amalan berbakti pada orang-tua.

Hadirin rahimakumullah,

Keharusan lakukan perbuatan baik pada orang-tua ketika hidup mereka tidak memandang pada siapa serta bagaimana kondisi orang-tua. Bahkan juga, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintah pada hamba-hamba-Nya untuk lakukan perbuatan baik pada orangtuanya walaupun kalau kedua-duanya dalam kondisi kafir sekalinya. Seperti dalam berfirman-Nya:

وَإِن جَاهَدَاكَ عَلَى أَن تُشْرِكَ بِي مَالَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلاَ تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا

Dan Jika Keduanya Memaksamu Untuk Mempersekutukan Dengan Aku Sesuatu Yang Tidak ada Pengetahuanmu Tentang itu, Maka Janganlah Kamu Mengikuti Keduanya, Namun Pergaulilah Keduanya Di dunia Dengan baik.” (Luqman: 15)

Dalam ayat itu kita mengerti jika melakukan perbuatan baik terhadap orang-tua tidak gugur, sebab kedua-duanya dalam kondisi kafir, dan memerintah untuk melakukan perbuatan syirik atau kerjakan kekafiran, meskipun perintah kedua-duanya yang berwujud kemungkaran tidak bisa ditaati.

Golongan muslimin yang mudah-mudahan dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Melakukan perbuatan baik terhadap orang-tua banyak sekali triknya serta amat luas lingkupnya. Dapat dikerjakan dengan perkataan, tindakan, ataupun dengan harta.

Melakukan perbuatan baik dengan perkataan, jadi dapat dikerjakan dengan mengontrol bicara yang baik serta tidak menyakitkan dan dengan berlemah-lembut sewaktu bicara padanya. Sedang melakukan perbuatan baik dengan tindakan, dapat dikerjakan dengan mendukung siapkan keperluan-keperluannya atau kerjakan pekerjaan-pekerjaan yang lain untuk membantu bebannya dan penuhi perintah-perintah-Nya, sepanjang bukan berbentuk melakukan perbuatan maksiat terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sedang melakukan perbuatan baik dengan harta, dapat dikerjakan dengan menginfakkan beberapa dari hartanya untuk penuhi kebutuhan-kebutuhannya.

Hadirin rahimakumullah,

Melakukan perbuatan baik terhadap orang-tua ikut tidak hanya terbatas pada waktu kedua-duanya masih tetap hidup. Bahkan juga, di waktu kedua-duanya udah wafat juga, melakukan perbuatan baik padanya masih tetap dapat dikerjakan. Asy-Syaikh Abdul ‘Aziz ibnu Abdullah ibnu Baz rahimahullah, salah seseorang ulama terpenting di Saudi Arabia mengemukakan, “Disyariatkan berdoa terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk yang udah wafat, begitu juga bersedekah atas namanya dengan melakukan perbuatan baik berwujud memberikannya perlindungan terhadap fakir miskin, (adalah) seorang mendekatkan diri terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan tindakan itu kemudian berdoa terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala biar jadikan pahala dari sedekah itu untuk bapak serta ibunya atau tidak cuman kedua-duanya, baik yang udah wafat ataupun yang masih tetap hidup. Soal ini sebab Nabi bersabda (yang punya arti), ‘Apabila seseorang manusia wafat, terputuslah amalannya terkecuali dari tiga masalah: sedekah jariyah, pengetahuan yang berfaedah, serta anak shalih yang berdoa untuk dirinya.’ Di jelaskan dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, jika ada seorang menanyakan terhadap beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam:

يَا رَسُوْلَ اللهِ، إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَلَمْ تُوْصِ وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ لَتَصَدَّقَتْ، أَفَلَهَا أَجْرٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا؟ قَالَ: نَعَمْ

“Wahai Rasulullah, Sesungguhnya Ibuku Telah Meninggal Dunia Dan Beliau Belum Sempat Berwasiat Namun Aku Yakin Kalau Beliau Sempat Berbicara Tentu Beliau Ingin Bersedekah, Apakah Beliau (ibuku) Akan Mendapatkan Pahala Jika Aku Bersedekah Atas Namanya?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Benar.” (Muttafaqun ‘alaih)

Begitupun (akan berguna untuk orang yg sudah wafat) amalan beribadah haji atas nama si mayit, demikian juga beribadah umrah, dan membayarkan utang-utangnya. Seluruhnya akan berguna untuk yg wafat sama seperti sudah ada dalil-dalil yg syar’i tunjukkan soal itu. ” (Majmu’ Fatawa wa Maqalat, 4/342)

Termasuk juga amalan berbakti pada orang tua yg dapat dijalankan seperginya mereka yaitu mengabari kerabat serta rekan-rekan mereka. Bahkan dengan mengabari atau melakukan perbuatan baik pada keluarga dari rekan-rekan orang-tua kita. Hal demikian sama seperti dijelaskan dalam hadits yg diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim dalam Shahih-nya dari teman akrab Abdullah ibnu ‘Umar ibn Al-Khaththab radhiallahu ‘anhuma, kalau beliau berjalan ke arah kota Makkah serta mengendarai keledai yg ditungganginya untuk beristirahat pada saat letih. Sewaktu beliau udah suntuk duduk diatas kendaraannya, lewatlah di muka beliau seseorang badui serta berkatalah beliau (pada badui itu), “Apakah engkau Fulan ibnu Fulan?” Orang badui itu menjawab, “Benar.” Jadi, beliau (teman akrab Abdullah ibn ‘Umar radhiallahu ‘anhuma) berikan keledainya pada badui itu sembari menyampaikan, “Naikilah kendaraan ini.” Lalu beliau pun berikan kain surbannya yg tengah diperlukan sembari menyampaikan, “Pakailah kain ini untuk diikatkan jadi penutup kepalamu.” Jadi, berkatalah beberapa orang pada teman akrab Abdullah ibn ‘Umar radhiallahu ‘anhuma, “Mudah-mudahan Allah mengampunimu. Engkau kasih padanya keledai yg engkau tunggangi pada saat mau beristirahat dari kecapekan serta engkau kasih imamah yg tengah engkau ikatkan di kepalamu.” Jadi, ‘Abdullah ibn ‘Umar menyampaikan, “Sesungguhnya ia yaitu rekan (orang tua saya) ‘Umar ibn Al-Khaththab’, serta benar-benar saya dengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ مِنْ أَبَرِّ الْبِرِّ صِلَةَ الرَّجُلِ أَهْلَ وُدِّ أَبِيهِ

“Sesungguhnya, Termasuk Dari Perbuatan Paling Baik Dalam Berbakti Kepada Orang Tua Adalah Seseorang Berbuat Baik Kepada Keluarga Orang Yang Dicintai (teman) Ayahnya.” (H.R. Muslim)

Lihatlah hadirin rahimakumullah, begitu luasnya peluang untuk berbakti terhadap orang-tua. Apa kita bakal menyia-nyiakan peluang untuk menjalankan keharusan yg mulia ini? Lihatlah juga begitu besarnya semangat banyak kawan dekat dalam menjalankan keharusan berbakti terhadap orang-tua. Karena itu bagaimana dengan kita? Sudahkah kita ikuti jalan salafush shalih dalam amalan ini?

Hadirin rahimakumullah,

Seorang yg lakukan perbuatan baik terhadap orangtuanya karena itu ia bakal memperoleh balasan yg besar sekali dari Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak sekedar di akhirat kedepannya, akan tetapi ikut pada dunia. Salah satunya merupakan jika beberapa orang yg lakukan perbuatan baik terhadap orang tuanya, maka lakukan perbuatan baik juga anak-anaknya padanya. Lantaran seperti yg ditampakkan oleh dalil-dalil yg syar’i jika balasan seorang merupakan sesuai tindakan yg di jalankannya. Selain itu, seorang yg lakukan perbuatan baik terhadap orang-tua juga dikasih jalan keluar dari ada problem yg mengenainya.

Perihal ini seperti ditampakkan oleh hadits yg dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari serta Muslim dalam Shahih kedua-duanya yg bercerita perihal kejadian tiga orang yg sewaktu masuk untuk beristirahat dalam gua. Tak diduga ada batu besar yg jatuh tutup pintu gua. Karena itu dalam ada problem itu, ke-tiga orang barusan bertawassul meminta pertolongan terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan menuturkan amalan shalih yg sempat mereka laksanakan. Selanjutnya batu yg tutup pintu goa lantas terbuka hingga mereka dapat keluar dari gua itu. Pada amal shalih yg dikatakan oleh satu diantara mereka merupakan tindakan seharusnya terhadap orangtuanya.

Adik-adik sekalian itulah materi kultum pada pertemuan kali ini, semoga kita semua termasuk kedalam golongan anak-anak yang berbakti kepada orang tua. Karena orang yang mendapatkan ridho orang tua itu akan mendapatkan rdhonya allah swt, dan orang yang mendapat ridho allah akan menjadi penghuni syurga. Wassalaamu'alaikum Warahmatullohi Wa Barokaatuh.

Materi Kultum 2020 Dan Kuliah Subuh Hari Ke 4 1441 H Untuk Remaja Singkat Padat Dan Menarik

Materi Kultum 2020 Dan Kuliah Subuh Hari Ke 4 1441 H Untuk Remaja Singkat Padat Dan Menarik - Setelah petemuan kita dihari yang ke tiga kini kita bertemu lagi dalam acara kuliah subuh di hari yang ke empat dari bulan suci ramadhan, dan kita patut bersyukur kepada allah swt karena kita masih diberikan kesempatan untuk merasakan kehidupan dihari yang ke empat dari bulan ramadhan 1440 H ini. Teruslah kobarkan semangat dalam menjalani ibadah puasa di bulan ramadhan ini dan teruslah berbuat kebaikan agar di akhirat nanti kita mendapatkan kebahagiaan.

Dan salah satu diantara kegiatan dibulan ramadhan yang mempunyai nilai fositve adalah mengikuti acara kuliah subuh atau kultum. Mengapa bisa dikatakan demikian? karena dengan mengikuti acara kuliah subuh atau kultum kita akan mendapatkan penambahan wawasan tentang keilmuan dibidang agama islam, yang bisa membimbing kita dalam menjalakan semua kewajiban yang telah allah swt perintahkan. Karena meskipun kita melaksanakan kewajiban apabila syarat dan rukunnya tidak terpenuhi maka iabadah tersebut tidak akan diterima.

Maka oleh sebab itu kita sebagai umat islam harus mempunyai pemahaman yang seimbang antara pemahaman dibidang ilmu agama dan juga pemahaman terhadap ilmu dunia. Karena pepatah mengatakan pemahaman ilmu agama tanpa disertai pemahaman ilmu umum itu ibaratkan orang yang lumpuh, sedangkan apabila pemahaman terhadap ilmu umum apabila tidak sertai pemahaman ilmu agama itu bagaikan orang yang buta. Oleh sebab itu kita harus bisa menyeimbangkan kedua-duanya. Baca juga materi kultum dan kuliah subuh tentang ahlak.

Materi Kultum Dan Kuliah Subuh Hari Ke 4 2019 Untuk Remaja Singkat Padat Dan Menarik

Materi Kuliah Subuh/Kultum Tentang Keikhlasan

Ikhlas ialah satu kata yang tak asing kembali di telinga golongan muslimin. Mudah dikatakan, namun sukar mengamalkan. Suatu kata yang singkat akan tetapi besar sekali maknanya. Suatu kata yang kalau seseorang muslim terhilang darinya, maka berarkibat fatal untuk kehidupannya, baik kehidupan dunia, ditambah lagi kehidupannya di akhirat nantinya. Tersebut ia suatu keikhlasan. Amal seseorang hamba, tak kan di terima kalau amal itu dijalankan tak ikhlas sebab Allah.
Imam Ghozali menyampaikan ikhlas ialah : tindakan yang bersih dari riya’ serta diperuntukan untuk mencari ridlo Allah. Pekerjaan yang arahnya cuman murni mencari ridha Allah SWT (pelakunya dimaksud Mukhlish) Ibnu Atha’illah dalam Al-Hikam menyampaikan : “Amal itu kerangka yang mati, serta ruhnya adalah keikhlasan yang ada padanya”. Allah SWT berfirman :

فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ

Artinya: Maka Sembahlah Allah Dengan Mengikhlaskan Agama kepadaNya” (Qs. Az Zumar : 2)

Keikhlasan adalah ketentuan diterimanya satu amal tindakan di samping ketentuan yang lain ialah ikuti tuntunan Rasulullah SAW. Rasulullah bersabda :

إِنَّ اللَّهَ لاَ يَقْبَلُ مِنَ الْعَمَلِ إِلاَّ مَا كَانَ لَهُ خَالِصًا وَابْتُغِىَ بِهِ وَجْهُهُ

“Allah tak terima amalan namun amalan yg ikhlas serta yg lantaran buat mencari ridho Allah”(HR. Ibn Majah)
Dalam hadits R. Muslim di ceritakan “Ada seseorang laki laki datang ke saudaranya di kota lainnya, karena itu Allah mengutus malaikat di perjalanannya, saat malaikat itu bersua dengannya, malaikat itu menanyakan, “Hendak ke manakah engkau?” karena itu ia juga berkata “Aku ingin datang ke saudaraku yg tinggal di kota ini” Karena itu malaikat itu kembali menanyakan “Apakah engkau miliki satu keperluan yg menguntungkanmu dengannya? Orang itu juga menjawab : “Tidak tetapi saya mengunjunginya lantaran saya mencintainya lantaran Allah, malaikat itupun berkata “Sesungguhnya saya yaitu utusan Allah buat menyampaikan kabar kepada kamu kalau kenyataannya Allah mencintaimu seperti engkau menyintai saudaramu itu karenaNya. (HR. Muslim). Hadits ini menuturkan kalau tidak orang ini datang ke saudaranya itu terkecuali ikhlas cuma lantaran Allah, karena itu jadi balasannya, Allah juga menyintai orang itu. Rasulullah SAW ikut bersabda :

إِنَّكَ لَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللَّهِ إِلَّا أُجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلُ فِي فَمِ امْرَأَتِكَ

Mempunyai arti :”Tidaklah engkau menafkahi keluargamu yg dengan tindakan itu engkau menginginkan muka Allah, karena itu perbuatanmu itu dapat dikasih pahala oleh Allah, bahkan juga sampai sesuap makanan yg engkau tempatkan di mulut istrimu” (HR. Bukhari). Jama’ah rohimakumullah.. “hanya” dengan sesuap makanan yg dikasihkan suami terhadap istrinya, kalau dikerjakan ikhlas lantaran Allah, karena itu Allah dapat memberikannya pahala. Begitupun loyalitas seseorang istri terhadap suami serta anak-anaknya yg dikerjakan ikhlas lantaran Allah. Tidakkah itu semua dapat memperoleh ganjaran serta balasan yg tambah besar? Benar-benar adalah satu keberuntungan yg sangat besar apabila kita bisa mendatangkan keikhlasan dalam semuanya gerak-gerik kita dengan tekad berharap ridlo Allah

Dalam satu hadits dari Abu Umamah Al Bahili, ia berkata : Seseorang laki laki ada terhadap Rasulullah serta menanyakan : “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu mengenai seorang yg berperang buat memperoleh pahala serta supaya ia disebutkan oleh orang yang lain?” karena itu Rasulullah juga menjawab : “Dia tak memperoleh apa-apa” Orang itu juga mengulang pertanyaannya 3 kali, Rasulullah juga menjawab : “Dia tak memperoleh apa-apa” Selanjutnya beliau berkata : “Sesungguhnya Allah tak kan terima satu amalan terkecuali kalau amalan itu dikerjakan ikhlas karenaNya. (Hadits Shahih Sejarah Abud Daud serta Nasai). Dalam hadits ini diterangkan kalau seorang yg berjihad, satu amalan yg besar sekali nilainya, tetapi tak ikhlas dalam amal tingkah lakunya, karena itu ia juga tak memperoleh balasan apa-apa dari Allah SWT.

Syaikh Ibnu Qoyyim menuturkan kalau : “Amalan yg dilahirkan tiada dibarengi ikhlas serta tiada ikuti tuntunan Nabi SAW, seperti musafir yg membawa bekal berisi pasir, bekal itu cuma memberatkan belaka, tetapi tak membawa faedah apa-apa”. Abdullah bin Mubarok berkata: Begitu banyak amalan yg kecil berubah menjadi besar lantaran tekad, serta begitu banyak juga amal yg besar berubah menjadi kecil cuma lantaran tekad. Jamaah yg berbahagia...
Memang keikhlasan yaitu amal pribadi, yg tempatnya di hati serta berubah menjadi rahasia pada hamba dengan Tuhannya. Tetapi keikhlasan memiliki ciri serta sinyal yang bisa diketemukan dalam kepribadian orang yg beramal dengan ikhlas. Diatara tanda tanda serta tanda-tanda itu yaitu :

1. Cuma mencari ridha Allah, bukan keperluan duniawi.
Orang ikhlas tak menginginkan apa pun serta dari siapa-siapa saja, kesenangan baginya tidak dari memperoleh, namun dari persembahkan. Demikian sebaliknya, orang yg tak ikhlas dapat banyak sedih dalam kehidupan, lantaran banyak mengharapkan dari makhluk.

2. Sama pada saat di puji atau dicela.
Orang ikhlas dipuji atau di caci sama dengan, jikalau apakah yg dia melakukan benar langkahnya serta lurus maksudnya tak ingin dipuji serta tak takut dicaci.
3. Tak membeda-bedakan amal besar serta amal kecil.
Orang ikhlas tak repot lihat besar kecilnya amal. Dia cuma repot dengan apakah yg diminati Allah. Tak ada yg kecil di depan Allah. Yg kecil hanya amal yg tak ikhlas.

4. Nikmat melakukan perbuatan amal.
Orang yg ikhlas, kebahagiaannya tidak dari memperoleh pujian, tetapi dari maksimumnya amal. Lantaran itu orang ikhlas dapat kuat serta istiqamah dalam beribadah.
5. Tidak sempat terasa prima.
Seseorang yg melakukan perbuatan ikhlas senantiasa menuduh dianya serba kurang. Dia tidak sempat terasa prima dalam menjalankan beribadah. Hingga dia berupaya beramal / ibadah buat lebih baik serta lebih baik. berikut ini yg tercermin dari sikap beberapa utusan Allah serta ulama salaf.

Menurut ulama Sufi, Rabi’ah Al-Adawiyah, keikhlasan itu terdiri berubah menjadi 3 derajat :
Pertama, ibadah terhadap Allah lantaran berharap pahala surga serta takut pada siksa neraka.
Ke-2, ibadah terhadap Allah buat menghormatiNya serta mendekatkan diri padaNya.
Ke-tiga, ibadah terhadap Allah buat Ia bukan lantaran berharap surgaNya serta bukan lantaran takut nerakaNya.
Yg ke-tiga berikut ini derajat ikhlas yg paling tinggi. Lantaran, dia adalah derajat ikhlasnya beberapa siddiqin ialah orang yg meraih keimanan tingkat tinggi.

Dalam ungkapan lainnya dari ulama sufi dikatakan kalau orang yg ibadah lantaran takut neraka karena itu itu keikhlasan seseorang budak. Sedang yg ibadah lantaran berharap surga, karena itu dimaksud keikhlasan seseorang pedagang.
Buat menyelesaikan pengkajian yg singkat ini, karena itu kami dapat memberikan beberapa faedah, yg dapat didapatkanoleh orang yg ikhlas. Seorang yg udah beramal ikhlas lantaran Allah (mukhlis), karena itu keikhlasannya itu dapat dapat menghindar setan buat kuasai serta menyesatkannya. Allah berfirman mengenai pengucapan Iblis laknatullah alaihi yg mempunyai arti : Iblis menjawab :

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ

“Demi kekuasaan Engkau saya dapat menyesatkan mereka semua, Terkecuali hamba-hambaMu yg ikhlas pada mereka” (QS. Shod : 82-83)
Di samping itu satu amal yg ikhlas ikut miliki bermacam kegunaan keutamaan. Ikhlas dapat membuat hidup seorang senantiasa bahagia, jauh dari kekecewaan serta sakit hati. Lantaran dia sadar kalau dia beramal bukan berharap balasan dari manusia yg sering tidak sesuai harapan. Walaupun dikecewakan, dia tak kan berhenti dari beramal serta selalu mengabdikan hidupnya cuma buat mencari ridha Allah SWT.

Mudah-mudahan kita semua senantiasa memperoleh taufiq serta hidayah dari Allah SWT hingga kita bisa jadi orang yg senantiasa bisa ikhlas dalam beramal serta memperoleh ridho serta ampunanNya. Dan sampai berjumpa kembali dalam pembahasan materi kultum dan kuliah subuh singkat padat lucu dan menarik untuk hari berikutnya.

Materi Kultum Dan Kuliah Subuh Terbaik 1441 H 2020 Singkat Padat Jelas Menarik Tentang Ahlak

Materi Kultum Dan Kuliah Subuh Terbaik 1441 H 2020 Singkat Padat Jelas Menarik Tentang Ahlak - Kita Berlanjut lagi dalam pemabahasan yang kemarin yaitu membahas tentang kuliah subuh dan juga kultum, dan pada kesempatan kali ini kita akan membahas untuk materi kuliah subuh hari yang kelima. Dan pada kesempatan kuliah subuh kali ini kita akan membahas tentang AHLAK, karena sebagai mana telah kita ketahui bahwa semua orang itu harus memiliki ahlak dan budi pekerti yang baik. Oleh sebab itu supaya memiliki ahlak dan budi pekerti yang baik, maka anak-anak harus diajarkan sejak usia dini.

Karena apabila kita tidak mengajarkannya sejak usia dini, maka nanti apabila mereka sudah menginjak usia dewasa lalu kita mengajari mereka tentang ahlak, itu dikhawatirkan akan menimbulkan perasaan terkekang. Karena dalam menerapkan ahlak pada anak-anak itu di ibaratkan seperti meluruskan sebuah pohon kayu, apabila kita meluruskannya sejak kayu itu masih kecil maka insya allah harapan untuk bisa lurus sangat terbuka lebar, namun jika kita ingin meluruskannya pada saat kayu itu sudah besar maka harapan itu akan terbilang sia-sia. Baca juga tulisan ayat 15 dan khasiatnya.

Tetapi apabila allah swt berkehendak, maka tidak ada satu hal pun yang tidak akan terjadi. Jadi meskipun anak kita ataupun saudara kita sudah besar/dewasa kita jangan pernah berputus asa untuk mengingatkan dan menunjukan kepadanya jalan yang lurus apabila memang dia sedang berada di jalur yang salah, karena pada jaman nabi muhammad saw pun banyak sekali orang yang mendapatkan hidayah dari allah swt ketika usianya sudah mulai menginjak usia senja. Dan dibawah ini adalah contoh materi kuliah subuh/kultum tentang ahlak.

Materi Kultum Dan Kuliah Subuh Terbaik 2019 Singkat Padat Jelas Menarik Tentang Ahlak

Materi Kuliah Subuh Tentang Ahlak

أَحْمَدُ اللهَ الغَنِيَ الكَرِيْمَ عَلَى إِفضَالِهِ، وَأَشْكُرُهُ عَلَى تَوَالِي آلَائِهِ، وَأَشْهَدُ لَهُ بِالْإِلَهِيَةِ وَاسْتِحْقَاقِ العِبَادَةِ، فَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَلَا نِدَّ وَلَا نَظِيْرَ، وَأُصَلِّي وَأُسَلِّمُ عَلَى أَشْرَفِ مَخْلُوْقَاتِهِ، وَخَاتَمِ أَنْبِيَائِهِ، وَأَشْهَدُ لَهُ بِالعُبُوْدِيَةِ وَالرِّسَالَةِ فَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُ اللهِ وَرَسُوْلُهُ إِلَى العَالَمِيْنَ رَحْمَةٌ، وَأُثْنِي بِالصَّلَاةِ وَالتَّسْلِيْمِ عَلَى أَهْلِ الإِيْمَانِ مِنْ آلِ بَيْتِهِ، وَمَعَهُمْ أَصْحَابِهِ اَلْأَئِمَّةِ المَيَامِيْنَ البَرَرَةِ.

أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ اللهِ

Para hadirin adik-adik peserta kuliah subuh yang saya hormati.... Allah swt berfirman dalam al-qur'an surat al-ahzab ayat 21.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ

Sesungguhnya Telah Ada Pada (diri) Rasulullah Itu Suri Teladan Yang Baik Bagimu (yaitu) Bagi Orang Yang Mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) Hari kiamat…” (QS. Al-Ahzab: 21).


Resapi dan renungkanlah ayat al-qur'an tersebut, allah swt akan memberikan kebahagiaan bagi orang yang beriman kepadanya dan rosulnya serta beriman kepada hari akhir. Dan kita juga diperintahkan oleh allah swt supaya mengikuti jejak langkah rosululloh saw, karena sesungguhnya seluruh perkataan dan juga perbuatan rosululloha saw itu adalah merupakan wahyu dari allah swt yang sudah pasti akan kebenarannya dan tidak perlu diragukan lagi.

Sebagaimana allah swt berfirman didalam surat al-qalam:

وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ

“Dan Sesungguhnya Bagi Kamu Benar-benar Pahala Yang Besar Yang Tidak Putus-putusnya.” (QS. Al-Qalam: 3).

Dan sebagaimana telah kita ketahui bahwa tujuan diutusnya nabi muhammad saw itu adalah untuk menyempurnakan serta memperbaiki ahlak umat manusia. Sebagaimana beliau bersabda:

إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ

“Sesungguhnya Aku Diutus Tidak Lain Hanyalah Untuk Menyempurnakan Akhlak Yang Mulia.”

Dan diantara ahlak rosululloh saw yang harus kita teladani itu ialah:
1. Beliau adalah orang yang lemah lembut, ramah tamah dan juga tidak sombong.
Oleh sebab itu kita pun sebagai umatnya harus memiliki sifat demikian, karena apabila sifat tersebut telah tertanam dalam diri kita sejak kita berada pada usia muda, maka kita pasti akan disayangi dan dicintai oleh orang-orang baik, yang ada disekitar kita.

Namun jika kita tidak memiliki sifat lemah lembut, ramah tamah pasti jangankan orang jahat, orang-orang baik pun akan merasa terganggu dengan kehadiran kita disekitarnya. Apa lagi jika kita memiliki tambahan sifat tercela semacam kesombongan, itu sudah pasti akan membuat kita lebih dibenci lagi sama orang-orang sekitar kita, baik itu keluarga, tetangga, kerabat, teman, maupun sahabat yang tadinya sangat dekat dengan kita.

Oleh sebab itu maka jauhkan lah dari diri kita sifat-sifat kesombongan, keangkuhan, keserakahan, dan sifat-sifat tercela lainnya. karena semua sifat-sifat itu adalah merupakan sifat yang dibenci oleh allah swt. Dan itu akan membuat kita jauh dari orang-orang yang tadinya menyayangi kita, karena akan banyak orang yang merasa tersinggung dan juga sakit hati sama keangkuhan dan juga kesombongan yang tertanam didalam hati kita.

2. Rosululloh saw adalah meupakan orang yang pemaaf.
Diantara ahlak yang harus kita tanamkan didalam diri kita ini adalah kita harus menjadi manusia yang mampu memaafkan terhadap kesalahan sesama umat manusia, karena yang namanya umat manusia itu tidak akan pernah luput dari salah dan dosa, oleh karena itu allah swt memerintahkan kepada hambanya agar menjadi umat yang mampu saling memaafkan terhadap kesalahan sesamanya. Sebagaimana firmannya dalam al-qur'an surat al-a'raf ayat 199:

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

“Jadilah Engkau Pemaaf Dan Suruhlah Orang Mengerjakan Yang Ma´ruf, Serta Berpalinglah Dari Pada Orang-orang Yang Bodoh.” (QS. Al-A’raf: 199).

Dari ayat-ayat diatas kita dapat mengambil pelajaran bahwa meskipun ada orang yang berbuat jahat kepada kita, maka kita harus senantiasa memaafkannya karena itu adalah merupakan sikap dan ahlak yang diajarkan oleh rosululloh saw. Bahkan jika kita melihat pada sejarah, dulu rosululloh pernah sampai diludahi mukanya, tetapi beliau tidak menaruh sedikitpun perasaan dendam, tetapi beliau malah sebaliknya ketika orang itu sedang sakit, rosululloh saw adalah orang pertama yang datang menjenguknya, dan akhirnya itu membuat orang tersebut mau memeluk agama islam.

Dari uraian-uraian diatas kita dapat membuat kesimpulan bahwa kita semua harus memiliki ahlak yang baik, dan sebagai contohnya kita ikuti saja jejak dan langkah rosululloh saw untuk kita jadikan sebagai mode dan model dalam kehidupan ini. Dan semoga materi kultum atau kuliah subuh pada pertemuan kali ini dapat dipahami dan dapat kita amalkan di dalam kehidupan sehari-hari.

Materi Kuliah Subuh 2020 Hari Ini Tanggal 1 Ramadhan Singkat Islam Ringkas Lucu Pendek

Materi Kuliah Subuh 2019 Hari Ini Tanggal 1 Ramadhan Singkat Islam Ringkas Lucu Pendek - Jika bulan ramadhan telah tiba biasanya pihak sekolah suka memberikan tugas kepada para siswa siswinya untuk senantiasa mengisi buku catatan ramdhan, dan salah satu kegiatan yang harus di catat oleh setiap murid pada buku ramadhan itu diantaranya adalah perihal kegiatan kuliah subuh. Kuliah subuh ini adalah kegiatan pengajian yang dilakukan setelah selepas melaksanakan sholat shubuh.

Adapun tugas seorang siswa pada saat mengikuti kegiatan kuliah subuh adalah mencatat semua materi yang telah mereka simak,dan dari sini pihak sekolah akan mengetahui murid mana yang rajin mengikuti kegiatan kuliah subuh dan mana murid yang jarang atau mungkintidak pernah sama sekali mengikuti kegiatan kuliah subuh ini. Dan itu dapat guru lihat dari tanggal dan waktu yang tertera pada buku catatan bulan ramadhan yang telah dimiliki oleh setiap murid.

Karena pada buku tersebut, para murid selain dari pada harus menuliskan materi pengajian yang telah merka simak, baik itu materi kuliah subuh hari pertama, materi kuliah subuh hari kedua dan seterusnya, mereka juga harus meminta tanda tangan dari sang penceramah untuk di jadikan bukti kepada pihak sekolah bahwa pada hari tersebut sang murid benar-benar mengikuti kegiatan kuliah subuh itu. Dan biasanya penanda tanganan buku catatan itu dilakukan pada saat pemberian materi telah selesai.

Materi Kuliah Subuh 2019 Hari Ini Tanggal 1 Ramadhan Singkat Islam Ringkas Lucu Pendek

Dan untuk anda yang mungkin saja mendapatkan tugas untuk memberikan materi kuliah subuh, jika anda belum sempat untuk merangkaikan kata-kata dan materinya, anda tidak usah khawatir karena disini saya akan menuliskan dan mempersiapkan materi kuliah subuh secara lengkap mulai dari materi untuk hari pertama, kedua, ketiga,keempat, dan seterusnya. Jadi jika memang anda merasa sedang sibuk dan tidak ada waktu untuk membuka kitab, anda bisa langsung berkunjung ke website kami.

Assalamualaikum warahmatullohi wabarokaatuh….

الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ، وَبِفَضْلِهِ تَتَنَزَّلُ الْخَيْرَاتُ وَالْبَرَكَاتُ، وَبِتَوْفِيْقِهِ تَتَحَقَّقُ الْمَقَاصِدُ وَالْغَايَاتُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لَانَبِيَّ بَعْدَهُ. اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ المُجَاهِدِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat allah swt yang maha gofur, sholawat beserta salam semoga selamanya terlimpah curahkan kepada jungjunan alam yakni habibana wa nabiyana Muhammad saw. Tak lupa kepada keluarganya sohabatnya tabiin dan tabiatnya serta semoga sampai kepada kita semua selaku umatnya. Aamiin ya allah yaa robbal alamin. Yang mana kita ini adalah merupakan orang-orang yang sangat mengharapkan akan mendapat syafaat dari rosululloh di hari kiamat.

Para hadirin adik-adik peserta kuliah subuh yang saya hormati….
Alhamdulillah pada pagi hari ini kita dapat berjumpa kembali dalam keadaan yang baik-baik saja, hari ini adalah merupakan hari pertama kita berpuasa. Yang mana telah kita ketahui bersama bahwa hari ini adalah merupakan tanggal satu dari bulan ramadhan, dan kita semua akan menjalankan kewajiban ibadah puasa ramadhan selama satu bulan penuh. Dan selama satu bulan penuh juga kita akan menghadapai berbagai ujian dan cobaan.

Oleh sebab itu, maka kita harus mempersiapkan segala hal yang akan mendukung kelancaran ibadah kita selama menjalankan puasa ramadhan ini, baik itu yang berkaitan dengan ketahanan fisik, ataupun yang berkaitan dengan sah atau tidaknya puasa yang sedang kita jalani. Maka dari itu kita harus mengetahui dan memahami segala hal yang ada kaitannya dengan ibadah puasa.

Ibadah puasa ramadhan itu adalah ibadah puasa yang hukumnya wajib, sebagai mana firman allah swt di dalam al-quran:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ. أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ. شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ.

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian untuk berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka, barang siapa di antara kalian sakit atau berada dalam perjalanan (lalu berbuka), (dia wajib berpuasa) sebanyak hari yang ia tinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Wajib bagi orang-­orang yang berat menjalankannya, (jika mereka tidak berpuasa), membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang mengerjakan kebajikan dengan kerelaan hati, itulah yang lebih baik baginya. Berpuasa lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui. (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia, penjelasan-­penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Oleh karena itu, barangsiapa di antara kalian hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, hendaklah ia ber­puasa pada bulan itu, dan barangsiapa yang sakit atau berada dalam perjalanan (lalu berbuka), (dia wajib berpuasa) sebanyak hari yang ia tinggal­kan itu pada hari-hari yang lain. Allah meng­hendaki kemudahan bagi kalian, dan tidak meng­hendaki kesukaran bagi kalian. Hendaklah kalian mencukupkan bilangan (bulan) itu dan hendaklah kalian mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberi­kan kepada kalian supaya kalian bersyukur.” [Al-Baqarah: 183-185]

Jadi jika kita merasa sebagai orang yang beriman kepada allah maka kita harus senanitasa menjalankan ibadah puasa ramadhan agar kita termasuk kedalam golongan orang yang bertaqwa, dan jika kita telah termasuk kedalam golongan orang yang bertaqwa insya allah kita akan mendapatkan kehidupan yang bahagia baik di dunia ataupun di akhirat. Karena yang namanya orang bertaqwa itu adalah orang yang mampu menjalankan segala perintah allah dan menjauhi segala larangannya.

Sedangkan syurga itu akan allah berikan kepada orang-orang yang mendapat keridhoan dari allah swt, dan orang yang akan mendapat keridhoan allah itu adalah orang yang beriman dan bertaqwa kepadanya. Oleh sebab itu kita harus merasa semangat dan juga merasa ikhlas dalam menjalankan segala hal yang diperintahkan oleh allah swt, karena allah sangat mencintai orang-orang mempunyai semangat yang tinggi dalam menjalankan ibadah kepadanya.

Adik-adik sekalian, mungkin dalam pertemuan kali ini dicukupkan dulu sekian semoga kumpulan materi kuliah subuh ini bermanfaat untuk kita semua. Dan besok kita akan berjumpa kembali dalam acara yang sama, wabillahi taufiq Wal hidayah wassalaamu alaikum warahmatullohi wa barokaatuh.

Khutbah Jum'at Singkat Terbaik Minggu Ini Tentang Menyambut Maulid Nabi 2019 1440 H

Khutbah Jum'at Singkat Terbaik Minggu Ini Tentang Menyambut Maulid Nabi 2019 1440 H - Pada tahun hijriyah itu terdapat bulan-bulan yang menyimpan sejarah islam, dan semua bulan-bulan dalam tahun hijriyah mengandung perisiwa yang berbeda-beda sehingga apabila kita bermaksud membahasnya mungkin itu akan membutuhkan waktu yang sangat panjang karena begitu banyaknya peristiwa-peristiwa yang terbilang penting sehingga diabadikan dan menjadi sejarah didalam agama islam.

Dan diantara bulan yang mengandung peristiwa bersejarah dalam agama islam adalah bulan Rabi'ul Awwal atau yang lebih dikenal dikalangan masyarakat dengan sebutan bulan Maulid, bulan rabi'ul awwal ini adalah bulan ke tiga yang dimulai penghitungannya dari bulan muharram, lalu shofar, dan barulah kemudian bulan rabi'ul awwal atau bulan maulid. Yang menjadi alasan bulan rabi'ul awwal dikatakan bulan maulid adalah karena pada bulan tersebut dilahirkan seorang manusia yang menjadi nabi dan rosul terakhir yakni nabi Muhammad saw.

Oleh sebab itu tidak heran apabila pada bulan rabi'ul awwal ini para muballigh dan juga para khotib tidak membahas tentang amalan bulan rajab tapi membahas sejarah kelahiran nabi muhammad saw, namun selain dari para khotib dan muballigh para pelajar pun juga tidak ketinggalan untuk membahas tentang sejarah ini apalagi jikalau untuk dijadikan bahan pembahasan dalam acara lomba-lomba pidato ataupun lomba khutbah. Oleh sebab itu pada postingan artikel kali ini saya akan menuliskan teks khutbah yang berhubungan dengan bulan maulid.

Khutbah Jum'at Singkat Terbaik Minggu Ini Tentang Menyambut Maulid Nabi 2018 1440 H

Teks Khutbah Tentang Bulan Maulid

اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وَعَلَى الِه وَأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الَّشيْطَانِ الرَّجِيْم}، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمْ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.
صَدَقَ اللهُ العَظِيمْ

Hadirin kaum muslimin yang dimuliakan oleh allah…
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat allah swt, yang mana atas berkat rahmat dan karunianya kita semua masih diberikan kesempatan untuk senantiasa merasakan suasana pada hari ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa ini semua adalah merupakan nikmat yang telah allah berikan kepada kita semua, namun sayangnya terkadang kita semua tidak menyadari semua ini.

Sholawat beserta salam semoga selamanya tetap tercurah limpahkan kepada habib tertinggi baginda tercinta dan rosul termashur yang telah membawa ummat dari alam kebodohan kealam kepintaran, membawa ummat dari alam kegelapan kealam terang menderang, yang menunjukan kepada ummat mana yang haq dan mana ya baathil yakni habibana wanabiyana warosulana wamaulana kanjeng nabi Muhammad saw.

Tak lupa pula kepada para keluarganya baik keluarga yang dekat ataupun keluarga yang jauh, sahabatnya tabiin dan juga tabiatnya, dan semoga sampai kepada kita semua selaku ummatnya yang tidak pernah berhenti berharap ingin mendapatkan syafaat dari nabi Muhammad saw di yaumul kiamah. Aamiin Yaa Allah Yaa Robbal Aalamiin..

Selanjutnya saya (khotib) berpesan kepada seluruh jamaah yang hadir dan juga memberi peringatan kepada diri sendiri supaya kita semua mempunyai rasa malu oleh allah swt. Alangkah bahagianya orang-orang yang mempunyai rasa malu oleh allah swt karena apabila seseorang sudah merasa malu sama allah swt pasti dia akan senantiasa rajin beribadah kepada allah swt.

Selain dari pada untuk kemaslahatan ketika kita hidup di dunia, ibadah juga merupakan tabungan atau investasi untuk kehidupan kita di akhirat. 0leh karena itu marilah kita bersama-sama meningkatkan semangat dan juga membulatkan tekad untuk terus berusaha beribadah dan juga bertaqorub kepada allah swt.

Manfaatkanlah usia yang telah allah berikan kepada kita dengan cara mengisinya dengan berbagai amal kebaikan, karena semua amal kebaikan yang telah kita kerjakan di akhirat nanti akan berbuah kebahagiaan. Dan janganlah menggunakan usia yang telah di berikan oleh allah untuk berfoya-foya dengan berbagai kemungkaran, karena kemungkaran itu hanya akan membawa kita kedalam jurang kesengsaraan.

Isilah setiap nafas kita, setiap detakan jantung kita, setiap gerak langkah kita, siang dan malam kita, dengan mengingat allah subhanahu wa ta’aalaa. Karena dengan cara mengingat allah lah kita akan sadar betapa besar dan betapa banyaknya karunia yang telah allah berikan untuk kita semua, dengan mengingat allah lah kita akan bisa bersyukur atas semua nikmat yang telah allah berikan kepada kita semua.

Hadirin ahli jumat rohimakumulloh
Alhamdulillah dengan karunia allah yang maha rohman, kita semua diberikan umur yang panang sehingga kita semua bisa sampai pada bulan robi’ul awwal tahun 1440 H. Bulan Rabi’ul awwal ini adalah bulan yang sudah tidak asing lagi bagi semua umat islam, namum kebanyakan umat islam khususnya di Negara Indonesia lebih mengenalnya dengan sebutan bula maulid.

Bulan robi’ul awwal ini adalah bulan dilahirkannya jungjunan kita semua yaitu nabi Muhammad saw, nabi Muhammad itu adalah kekasih allah yang menjadi penutup semua nabi dan rosul, yang membawa rahmat untuk semua alam. Nabi Muhammad dilahirkan pada malam senin sebelum shubuh tanggal 12 Robi’ul awwal tahun gajah bertepatan dengan tanggal 20 April tahun 571 masehi.

Dan apabila kita melihat sejarah sebelum dilahirkannya nabi Muhammad saw, kurang lebih 6 abad setelah nabi isya’ as tiada, pada saat itu seluruh dunia khusunya tanah arab penuh dengan kekacauan didalam segala bidang. Dalam bidang mental, orang-orang pada saat itu sudah banyak yang menyembah berhala padahal berhala itu mereka sendiri yang membuatnya, dan martabatnya pun lebih rendah dari pada mereka.

Didalam bidang ekonomi, pada saat itu yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin, karena orang-orang kaya pada saat itu menindas dan memeras orang-orang miskin baik dengan cara rentenir ataupun cara-cara yang lainnya. Dalam segi moralitas orang-orang pada jaman itu sudah dirusak dengan minuman keras, perjudian, pencurian perzinahan dan lain sebagainya.

Kemaksiatan seperti itu sudah menjai tradisi kebiasaan disetiap daerah, baik dikalangan para pejabat, para konglomerat, para bangsawan, bahkan orang melarat pun semuanya sudah terbiasa dengan kemaksiatan-kemaksiatan yang menyesatkan. Akibatnya keadaan pada saat itu jauh dari kata aman, banyak terjadi perampokan, pencurian, pembegalan, pemerkosaan, bahkan pembunuhan.

Karena orang-orang pada saat itu hanya memikirkan diri sendiri, tidak peduli walaupun harus menyakiti orang lain asalkan kebutuhannya bisa terpenuhi, hukum pasa masa itu dikenal dengan HUKUM RIMBA yang mana orang kuat pasti menang meskipun berada pada posisi yang salah, dan yang salah pasti kalah meskipun berada pada posisi yang benar. Pada saat itu hukum pri kemanusiaan tidak berlaku sama sekali.

Hadirin… rohimakumulloh…
Dengan kasih sayang allah kepada hambanya, allah swt mengutus seorang rosul panglima perang yang tangguh, pahlawan yang utama, tokoh politik yang tiada tandingannya, hamba allah yang selama hidupnya di gunakan untuk berbakti kepada allah swt mengemban tugas risalah dan dakwah yang merupakan darma bakti suci baik dipandangan allah ataupun dipandangan manusia. Sehingga pada saat ini pun banyak orang-orang yang menyebut-nyebut namanya, mengenang semua jasanya, mendalami semua ajaran-ajarannya, jutaan mujahidin dan mubalighin rela berkorban untuk membela sunnah-sunnahnya.

Ahli sejarah, ahli filsafat, ahli ilmu masyarakat, ilmu jiwa, ilmu kenegaraan dan lain sebagainya, adalah merupakan hasil dari gerak langkah rosululloh saw. Sebab yang dibawa dan disampaikannya adalah merupakan haq (kebenaran sejati) yang menjadi cita-cita semua ummat manusia, untuk dijadikan pedoman hidup, dan bahagialah orang-orang yang senantiasa taat dan patuh terhadap ajaran-ajaran dari pedoman tersebut, dan celakalah bagi orang yang tidak mentaati ajaran dari pedoman itu.

Kita semua sangat beruntung dan harus bersyukur karena dijadikan umat nabi Muhammad saw, menadi umat yang mempunyai pedoman kitab suci al-qur’an dan sunnah rosul. Dan kita semua tinggal mentaati serta mengamalkannya untuk mencapai kebahagiaan dan keselamatan di dunia maupun di akhirat.

Hadirin Rohima kumulloh. . .
Agar kita semua mendapatkan keberkahan dari bulan yang mulia ini untuk menghadapi masa yang akan datang semoga:
1. Mempunyai ketauhidan yang bersih, yaitu hanya berlindung kepada allah semata dan jangan berharap kepada siapapun yang selain allah.
2. Laksanakan sunnah-sunnah dan ajaran rosul pada kehidupan sehari-hari
3. Jangan berhenti mencari ilmu, baik ilmu agama ataupun ilmu dunia
4. Perkokoh tali persatuan dan tali persaudaraan
5. Tanamkan rasa kasih sayang terhadap sesama manusia
6. Lakukan sholat berjamaah dimesjid awal waktu
7. Biasakan berkumpul dengan orang-orang yang sholeh
8. Tanamkan prilaku adil dan jujur
9. Perbanyak bersedekah baik dengan harta tenaga ataupun pikiran
10. Jangan pernah lupa akan kematian, karena kematian itu pasti akan kita alami, persiapkan bekal amal sholeh iman dan islam karena itu semua akan menjadi kunci kebahagiaan kita semua diakhirat.
11. Hormati kedua orang tua guru dan tunjukan kasih sayang kita kepada mereka
12. Doakan kedua orang tua dan mohonkan ampunan untuk mereka setiap waktu
Sebagaimana firman allah dalam suroh al-isra ayat 7

إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا ۚ فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الْآخِرَةِ لِيَسُوءُوا وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُوا مَا عَلَوْا تَتْبِيرًا

Artinya: Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.

باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلكمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيّاكُمْ بِالآياتِ وذِكْرِ الحَكِيْمِ. إنّهُ تَعاَلَى جَوّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ

Itulah contoh teks khutbah jum'at yang dapat saya sampaikan, meskipun pembahasannya hanya sekilas tapi semoga saja bisa menjadi inspirasi untuk para pembaca sekalian, dan semoga kita semua termasuk orang-orang yang akan mendapatkan syafaat dari nabi Muhammad saw nanti dihari kiamat. Aamiin Yaa Allah Yaa Robbal Aalamiin.

Urutan 6 Rukun Iman Dan Rukun Islam Pengertian Makna Hikmah Beserta Penjelasannya

Urutan 6 Rukun Iman Dan Rukun Islam Pengertian Makna Hikmah Beserta Penjelasannya - Salah satu hal yang berkaitan dengan keselamatan manusia di akhirat adalah keimanan, iman artinya adalah percaya. Jadi apabila kita menginginkan keselamatan di dunia dan juga di akhirat kita harus mempunyai keimanan yang kokoh sebagaimana yang telah diajarkan oleh baginda nabi muhammad saw, namun kita pun harus mengetahui terlebih dahulu mana hal yang harus kita imani, karena apabila kita tidak tahu hal-hal yang harus kita imani menurut agama islam, mungkin saja itu akan membuat kita terjatuh kedalam jurang kemusyrikan.

Oleh karena itu,,, supaya kita tidak terjerumus kedalam jurang kemusyrikan maka kita perlu mengetahui apa saja yang harus kita yakini menurut agama islam supaya kita tidak meyakini hal-hal yang tidak boleh kita yakini. Karena apabila kita tererumus kedalam jurang kemusyrikan itu berarti kita telah terjatuh kedalam jurang dosa besar, dan dosa yang tidak akan diampuni oleh adalah dosanya orang-orang yang musyrik atau orang yang menyekutukan allah swt. Namun anehnya di jaman sekarang ada orang yang mengatakan bahwa membaca doa tahlil ringkas itu mengakibatkan kita menjadi musyrik, padahal jelas dalam hadis pun tahlil itu adalah hal yang di perbolehkan.

Dan salah satu contoh keyakinan yang dapat membuat kita terjatuh kedalam jurang kemusyrikan itu misalnya seperti kita meyakini bahwa batu akik itu mempunyai kekuatan yang bisa menyembuhkan penyakit meskipun tanpa izin allah swt. Nah apabila kita mempunyai keyakinan seperti itu berarti kita telah termasuk kedalam golongan orang-orang yang musyrik, oleh sebab itu janganlah kamu coba-coba mempunyai keyakinan seperti itu, karena masalah keyakinan itu bukanlah perkara yang bisa dianggap lelucon.

Urutan Rukun Iman Ada 6 Dan Rukun Islam Serta Penjelasannya Ada Berapa?

Harus kita ketahui bahawa jumlah rukun iman itu semuanya ada enam, dan semuanya dari yang enam itu harus di yakini oleh setiap ummat manusia yang menginginkan keselamatan hidup baik di dunia ataupun di akhirat. Karena apabila salah satu dari yang enam itu tidak kita yakinkan didalam hati berarti kita telah mencelakai diri kita sendiri. Dan dibawah ini adalah enam perkara yang harus kita yakini.

Rukun Iman

1. Percaya kepada allah swt.
Harus kita yaqinkan didalam hati bahwa allah itu ada (wujud), allah itu (dahulu), allah itu kekal (baqa'), allah itu tiada yang menyerupai (mukholafatul lil hawadisi), allah itu berdiri sendiri (qiyamuhu binafsihi), allah itu esa(wadaniyyat), allah itu kuasa (qudrot), allah itu berkehendak (irodath), allah itu mengetahui (ilmu), allah itu hidup (hayat), allah itu mendengar (sama') allah itu melihat (bashor) allah itu berbicara (kalam), allah itu yang berkuasa (qodiron), allah itu yang berkehendak (muridan) allah itu yang mengetahui (aliman), allah itu yang hidup (hayyan), allah itu yang mendengar (sami'an), allah itu yang melihat (bashiron), allah itu yang berbicara (mutakaliman).

2. Percaya kepada para malaikat allah swt.
Kita harus meyakinkan didalam hati bahwa para malaikat itu ada, adapun nama malaikat yang harus kita ketahui jumlahnya ada sepuluh, yaitu: satu malaikat jibril yang diberi tugas membawa wahyu, dua malaikat mika'il yang diberi tugas menurunkan hujan, tiga malaikat isrofil yang diberi tugas meniup sangkakala, empat malaikat izro'il yang diberi tugas mencabut nyawa, lima malikat munkar yang diberi tugas memberi pertanyaan di alam kubur, enam malaikat nakir yang diberi tugas memberi pertanyaan di alam kubur, tujuh malaikat rakib yang diberi tugas mencatatkan amal manusia, delapan malaikat atid yang diberi tugas mencatatkan amal manusia, sembilan malaikat malik yang diberi tugas menjaga pintu neraka, sepuluh malaikat ridwan yang diberi tugas menjaga pintu sorga.

3. Percaya kepada kitab-kitab allah swt.
Kitab-kitab yang harus kita yakini semuanya ada empat, yaitu: satu tauret yang diturunkan kepada nabi musa as, dua kitab injil yang diturunkan kepada nabi isa as, tiga kitab zabur yang diturunkan kepada nabi daud as, empat kitab al-qur'an yang diturnkan kepada nabi muhammad saw. Isi kandungan dari kitab yang tiga (tauret, injil, dan zabur) semuanya telah dimuat dan disempurnakan didalam kitab al-qur'anul karim.

4. Percaya kepada utusan allah swt.

JUmlah rosul yang harus kita ketahui dan harus kita yakini semuanya ada 25, yaitu: nabi adam as, nabi idris as, nabi nuh as, nabi hud as, nabi soleh as, nabi ibrohim as, nabi luth as, nabi isma'il as, nabi ishak as, nabi ya'kub as, nabi yusuf as, nabi ayub as, nabi sueb as, nabi musa as, nabi harun as, nabi zulkifli as,nabi daud as, nabi sulaiman as, nabi ilyas as, nabi ilyasa as, nabi yunus as, nabi zakaria as, nabi yahya as, nabi isa as, nabi muhammad saw.

5. Percaya kepada hari kiamat.
6. Percaya kepada qodho dan qodar.


Selain mengetahui urutan rukun iman kita juga harus mengetahui urutan rukun islam, karena jika wafat nanti yang paling penting untuk kita bawa ke akhirat itu adalah iman dan islam, jika ditinjau dari segi bahasa kata islam itu artinya adalah berserah diri kepada allah. jadi yang disebut orang muslim itu adalah orang yang menyerahkan seluruh jiwa dan raganya hanya untuk berbakti kepada allah swt. Dan berikut ini adalah urutan rukun islam yang jumlahnya ada lima:

1. Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat

Yang dimaksud dengan dua kalimat syahadat itu adalah kita meyakinkan didalam hati bahwa sesungguhnya tiada tuhan yang wajib disembah selain allah swt, dan juga kita harus meyakinkan di dalam hati bahwa sesungguhnya nabi muhammad itu adalah utusan allah swt.

2. Mengerakan Sholat

Jika seseorang sudah mengucapkan dua kalimat syahadat berarti dia telah termasuk sebagai seorang muslim atau orang yang beragama islam, dan jika dia telah termasuk sebagai muslim berarti dia harus menunaikan rukun islam yang ke dua yaitu melaksanakan sholat. Jadi untuk manusia yang merasa bahwa dirinya adalah seorang muslim, dia harus senantiasa mengerjakan sholat, dan jika dia meninggalkan sholat maka dia akan termasuk orang yang berdosa.

3. Membayar Zakat

Sebagai seorang muslim jika ditakdirkan menjadi orang yang mampu, selain dari pada di wajibkan mengerjakan sholat diwajibkan pula baginya untuk senantiasa membayar zakat, tujuan zakat itu adalah untuk membersihkan harta-harta yang kita miliki. Karena didalam harta yang kita miliki itu ada sebaian yang menjadi hak orang lain.

4. Melaksanakan Puasa Dibulan Ramadhan

Puasa dibulan ramadhan ini diwajibkan kepada semua umat islam yang sudah balligh dan memiliki akal sehat. Namun jika orang tersebut sedang melakukan perjalanan yang jauhnya mencapai dua marhalatain (86 KM) maka dia diperbolehkan untuk tidak berpuasa, namun tetap dia diwajibkan untuk membayar (qadha) pada bulan selain bulan ramadhan.

5. Ibadah Haji Ke Baitullah

Ibadah haji ini diwajibkan untuk orang-orang yang mampu untuk membayar biaya perjalanan ke tanah suci, biaya kehidupan ditanah suci, biaya untuk pulang ke tanah air, biaya untuk semua keperluan keluarga yang ditinggalkan. Atau bahasa secara umunya untuk orang-orang yang sudah nisab.

Nah itulah penjelasan rukun iman dan rukun islam yang dapat kami sampaikan, dan harus kita yakinkan didalam hati masing-masing supaya kita semua mendapat ridho allah swt dan dapat menikmati indahnya syurga.

Khutbah Jumat Akhir Bulan Sya'ban 2020 Menyambut Ramadhan Terbaru Singkat Padat

Khutbah Jumat Akhir Bulan Sya'ban 2020 Menyambut Ramadhan Terbaru Singkat Padat - Bulan saya’ban adalah merupakan bulan diantara bulan rajab dan bula ramadhan, sebagimana telah kita ketahui bahwa pada bulan sya’ban ini seluruh catatan amal umat manusia akan di serahkan kepada allah swt oleh malaikat. Oleh sebab itu orang-orang pada bulan sya’ban ini berlomba-lomba berbuat amal kebaikan, bahkan orang-orang sudah mulai dari bulan rajab mereka terus menerus melakukan amal-amal kebaikan seperti puasa sunnah, sholat sunnah dan lain sebagainya.

Semua itu dilakukan agar catatan amal kebaikan bertambah dan tentunya akan menjadi nilai positif dalam kehidupan, karena semua manusia yang hidup di dunia ini tidak ada yang menginginkan kehidupan yang sengsara, semuanya menginginkan hidup yang bahagia, tapi sayangnya demi mencapai kebahagiaan itu banyak orang yang salah langkah sehingga membuat mereka malah terjerumus kedalam jurang kesengsaraan. Oleh karena itu manfaatkanlah bulan sya'ban ini dengan sebaik-baiknya isilah mulai dari masuk bulan sya'ban sampai akhir bulan sya'ban ini dengan kegiatan yang fositif.

Bahkan para muballigh dan khotib pun tidak henti-hentinya memberikan wasiat dan memberikan peringatan kepada umat muslim agar memanfaatkan kesempatan pada bulan sya'ban ini dengan sebaik-baiknya seperti halnya menghafal doa sholat tarawih sebagai persiapan menghadapi bulan ramadhan, Karena kesempatan ini hanya datang satu tahun sekali. Isilah bulan sya'ban ini dengan memperbanyak membaca al-qur'an, memperbanyak membaca istighfar, membaca sholawat kepada rosululloh, supaya semua dosa-dosa kita dihapus di ampuni oleh allah swt.

Khutbah Jumat Terbaru Singkat Padat Tentang Bulan Sya'ban 2019

Dan pada artikel kali ini saya akan menuliskan teks khutbah jumat tentang bulan sya'ban 1440 H, artikel ini sengaja saya tuliskan karena saya pun terkadang merasa sulit mencari teks khutbah jumat yang berkaitan dengan bulan sya'ban, karena kebanyakan orang hanya menuliskan khutbah yang berhubungan dengan bulan rajab, bulan ramadhan, bulan maulud, bulan muharam, dan bulan sawal. Padahal jika kita lihat dari kandungan sejarahnya bulan sya'ban ini juga mengandung peristiwa-peristiwa penting.

Khutbah Jumat Singkat Padat

Khutbah Kesatu

إِنَّ الْحَمْدَ ِلله، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُه وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئآتِ إَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَه وَمَنْ يَضْلِلْ فَلاهَادِيَ لَه. أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاًّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه. اللهُمَّ صَلِّى عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدًى
يَأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُواللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَتَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. يَآأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسِ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُواللهَ الَّذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُّوا اللهَ وَقُولُوْا قَوْلاً سَدِيْدً * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا

Alhamdulillah dengan karunia allah yang maha kuasa kita semua diberikan kesempatan untuk bisa merasakan hari-hari dibulan sya’ban 1440 H ini. Setelah selesai kita melaksanakan peringatan isro’ mi’raj nabi Muhammad saw. Pada bulan rajab, yang baru beberaapa hari meninggalkan kita semua. Pada bulan rajab kita semua tidak henti hentinya mendapatkan kebahagiaan, yaitu kita semua bisa meningkatkan amal ibadah, khususnya puasa sunnah dan juga memperbanyak membaca istighfar dan sholawat.

Semoga saja semua amal sholeh yang telah kita lakukan diterima oleh allah swt, dan alangkah bahagianya pada bulan rajab kita bisa mendengarkan fatwa-fatwa para ulama. Para muballigh menceritakan riwayat di isra’kan dan dimi’rajkannya nabi Muhammad saw, yang penuh dengan pelajaran dan juga contoh-contoh yang banyak manfaatnya untuk membimbing hidup manusia di dunia ini supaya selamat di akhirat nanti.

Hadirin rohimakumulloh….!!
Bulan rajab seolah-olah bulan pengajaran dan juga bulan pendidikan, sedangkan kalau bulan sya’ban merupakan bulan pemeriksaan dan juga penelitian. Oleh sebab itu marilah kita introfeksi diri kita masing-masing. Apakah semua perintah allah swt sudah kita laksanakan semuanya??? Dan apakah semua larangannya telah kita tinggalkan??? Bagaimana mencintai, membela agama, membela bangsa dan Negara, sudah sampai mana langkah kita melakukan semuanya???

Apabila masih ada perintah perintah allah yang belum kita laksanakan, maka mulai sekarang laksanakanlah meskipun secara pelan-pelan, dan juga apabila masih ada larangan-larangannya yang masih sering kita lakuakan, maka segeralah tinggalkan…!! Mumpung allah swt masih memberikan kita kesempatan untuk bertobat, maka cepat cepatlah bertobat, karena penyesalan itu datangnya bukan diawal cerita melainkan datangnya penyesalan itu adalah pada akhir cerita.

Sebagaimana rosululloh saw bersab’da

يَاأَيُّهَا النَّاسُ تُوْبُوْا إِلَى اللهِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ فَإِنِّيْ أَتُوْبُ فِيْ اليَوْمِ مِائَةَ مَرَّةٍ

Yaa Ayyuhannaasu Tuubuu Ilallohi Wastaghfiruuhu Fa Innii Atuubu Fil Yaumi Miata Marrotin

Wahai Sekalian Manusia, Bertaubatlah Kepada Allah dan memohonlah Ampun kepada-Nya, Sesungguhnya Aku bertaubat Dalam sehari sebanyak 100 kali.” (HR. Muslim).

Hadirin ikhwanul muslimin rohimakumulloh….!
Semoga anda perhatikan, bahwa sanya kita jangan gegabah dalam beribadah, dan juga jangan menunda-nunda pada tobat. Karena akibat dari menunda-nunda taubat selain dari berdosa juga dapat mengakibatkan keras pada hati, jangan pernah merasa telah menjadi orang baik, merasa telah menjadi manusia yang bersih dari dosa dan juga kesalahan, selain dari para nabi dan rosul.

Rosululloh saw saja dalam satu hari beliau tidak pernah kurang dari tujuh puluh kali tobat kepada allah swt, padahal beliau itu sudah dijamin kebenarannya oleh allah dan tidak akan pernah melakukan perbuatan dosa. Apalagi kita sebagai manusia biasa yang tidak pernah luput dari dosa, kita harus lebih sering dan lebih banyak lagi melakukan tobat kepada allah swt. Karena allah membuka pintu taubat dan memerintahkan kepada manusia supaya bertaubat kepadanya.
Sebagaimana firman allah dalam suroh hud ayat 90.

وَاسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّي رَحِيمٌ وَدُودٌ

Wastaghfiruu Robbakum Tsumma Tuubuu Ilaihi Inna Robbii Rohiimun Waduud

Dan Mohonlah Ampun Kepada Tuhanmu Kemudian Bertaubatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih.


Hadirin rohimakumulloh…!
Dalam kitab hikam ada keterangan seperti ini: “hiasilah diri kalian dengan kemungkaran jangan dihiasi dengan peribadahan” maksudnya adalah bukan berarti kita harus memperbanyak maksiat dan melalaikan ibadah kepada allah, tapi memerintahkan supaya hati kita selamanya merasa banyak dosa serta tidak mampu taat kepada allah swt. Dengan perasaan seperti demikian semoga dapat menggugah hati kita untuk senantiasa bertaubat kepada allah swt dan juga membuat kita giat dalam beribadah kepadanya.

Karena apabila hati kita sama sekali tidak merasa mempunyai dosa, akibatnya dalam menjalani kehidupan ini kita akan tetap gegabah dan terbuai dalam kemunkaran dan tidak akan mau melakukan taubat. Bahkan mungkin saja ajal datang terlebih dahulu sebelum sempat kita melakukan taubat. Adalagi pribahasa yang mengatakan “hiasilah diri kalian dengan kebodohan dan kekayaan”, maksudnya adalah apabila kita merasa orang yang bodoh, pasti kita tidak akan merasa bosan untuk mencari ilmu.

Tetapi apabila kita merasa sudah mengetahui segala hal, pasti kita akan merasa malas untuk belajar meskipun pada kenyataanya masih banyak hal yang belum kita ketahui. Dan apabila hati kita sudah merasa kaya, tentu kita tidak akan bosan berbuat kebaikan terhadap sesama, suka menolong, dan juga membantu orang-orang yang sedang kesusahan. Sebaliknya apabila hati kita merasa sengsara tidak punya apa-apa, tentu tidak akan mau membatu sesama karena untuk keperluan diri sendiri aja masih sulit, apalagi untuk orang lain. Firman allah swt dalam al-qur'an surah Az-zumar ayat 54.

وَأَنِيبُوا إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ

Wa Aniibuu Ilaa Robbikum Wa Aslimuu Lahu Min Qobli An Ya'tiyakumul 'adaabu Tsumma Laa Tunshoruun

Dan kembalilah Kamu kepada Tuhanmu, dan Berserah Dirilah kepada-Nya Sebelum datang Azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

Khutbah Kedua

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.

وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ.

أَمَّا بَعْدُ؛ وَلاَ تَكُونُواْ كَالَّذِينَ قَالُوا سَمِعْنَا وَهُمْ لاَ يَسْمَعُونَ

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . وَصَلى الله وسَلم عَلَى مُحَمد تسليمًا كَثيْرًا . وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

Semoga khutbah jumat terbaru ini bermanfaat untuk kita semua, meskipun pembahasannya singkat tapi insya allah isi kandungannya padat. Dan semoga kita semua termasuk orang-rang yang mendapatkan ampunan dari allah swt sehingga kita bisa kembali kehadapan allah dalam keadaan khusnul khotimah. Aamiin Yaa Allah Yaa Robbal Aalaamiin.

Khutbah Jumat 2020 Singkat Bulan Rajab Tentang Isra Mi'raj Sampai Menerima Wahyu Sholat

Khutbah Jumat 2020 Singkat Bulan Rajab Tentang Isra Mi'raj Sampai Menerima Wahyu Sholat - Isra' mi'raj adalah kejadian yang sangat luar biasa dan hanya dialami oleh rosululloh saw, selain itu isra' mi'raj juga merupakan kejadian bersejarah yang berkaitan dengan sholat lima waktu. karena isra' mi'raj ini merupakan peristiwa yang istimewa, maka tidak heran apabila banyak para khotib yang membahas tentang bulan rajab dan isra' mi'raj ini.

Oleh karenanya tidaklah heran apabila banyak sekali orang yang mencari artikel tentang khutbah,awal puasa bulan rajab. Dan disini saya memuat artikel tersebut untuk membantu orang-orang yang membutuhkannya, perlu diketahui pula bahwa tulisan dibawah ini juga bisa di pakai untuk bahan pembahasan bagi para mubaligh.

Karena antara pembahasan khutbah dan muballigh itu tidaklah jauh berbeda dalam segi pembahasannya, yang membedakannya hanyalah pada khutbah itu terdapat beberapa rukun dan syarat yang membuatnya tidak akan sah apabila rukun dan syarat itu ditinggalkan. Jadi baik untuk orang yang akan melaksanakan khutbah atau pun orang yang hendak berceramah, tidak ada salahnya apabila menyimak artikel dibawah ini.

Khutbah Jumat Singkat Bulan Rajab 2019 Isra Mi'raj Lengkap Sampai Menerima Perintah Sholat

اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ هَدَانَا لِلْإِسْلَامِ وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا لله. اَلْحَمْدُ لله الذى مُقَلِّبِ الْقُلُوْبِ، وَعَلاَّمِ الْغُيُوْبِ، وَقَابِلِ التَّوْبَةِ مِمَّنْ يَتُوْبُ، شَدِيْدِ الْعِقَابِ عِنْدَ قَسْوَةِ الْقُلُوْبِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، أَمَرَ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ، وَنَهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ.<> وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ كَانَ يُكْثِرُ مِنْ قَوْلِ: يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ، ثَبِّتْ قُلُوْبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ. صَلَّى الله عَلَيْهِ وَعَلَى أله وَصَحْبِهِ مَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. يَاأَيُّهاَ الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا الله حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِي تَسَآءَلُونَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ الله كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا . يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أَمَّا بَعْدُ: فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ الله وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه و سلم وَشَرَّ الْأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ، وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ. أَيَّهُا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بتقوالله وقد فازالمتقون

Segala puji bagi allah dzat yang memiliki segala alam, sholawat beserta salam semoga tetap terlimpah curahkan kepada baginda panutan alam yakni habibana wanabiyana Muhammad saw. Tak lupa kepada keluarga shoabat dan juga tabiin serta tabiatnya yang semoga saja kita pun termasuk didalamnya.

Bulan rajab selain merupakan salah satu bulan yang dimuliakan, bulan rajab ini juga merupakan bulan yang mengandung sejarah , mengandung kejadian yang terbilang penting dan luar biasa yaitu diisra’kan dan dimi’rajkannya nabi Muhammad saw. Dari mesjidil haram makkah ke mesjidil aqsa di palestina.

Menurut pendapat kaol yang mashur rosulullloh saw diisrakan dan dimi’rajkan pada malam senin tanggal 27 rajab tahun kedua belas setelah diangkat menjadi nabi dan satu tahun sebelum hijrah ke madinah. Jarak antara antara Makkah dan pelestina kurang lebih sekitar 2000 KM, rosululloh isra’ dengan mengendarai kendaraan syurga yang disebut buroq. Nama buroq sendiri diambil dari lafazh barqun yang artinya petir, itu karena kecepatan buroq bagaikan petir.

Sebelum rosululloh berangkat isra’, dikarnakan beliau akan melewati alam malakut alam jabarut dan kemudian alam lahut, hati dibersihkan terlebih dahulu. Selanjutnya isi hatinya debersihkan dengan cara dicuci dengan air zam-zam sebanyak tiga kali, adapun penyakit hati yang dibersihkan diantaranya adalah:

-Nafsu yang sering mengajak pada hal-hal yang bersifat negative
-Keinginan atau cita-cita yang salah, terutama yang bisa memberikan akibat buruk
-Kesombongan dan berbagai penyakit hati lainnya
- Ghibah
- Rasa ingin mencelakai orang lain
-kelalaian dan berbagai sifat tidak terpuji lainnya.

Selanjutnya hati Rosululloh diisi dengan ilmu-ilmu agama, keimanan, keislaman, keyakinan yang sangat kuat, hikmah kebijaksanaan yang sempurna, dang berbagai sifat-sifat baik lainnya yang tak ada bandingannya. Selanjutnya baginda rosululloh saw ditunggangkan oleh malaikat jibril pada buroq. Dan selama perjalanan antara makkah dan palestina rosululloh saw lima kali berhenti yaitu di Thayibah, di mina, di gunung Sinai, di baitul lahmim, dan yang terakhir di Masjidil aqsa Palestina.
Dan pada setiapkali berhenti malaikat jibril memerintahkan supaya rosululloh melaksanakan sholat dua rakaat, bahkan ketika rosululloh saw melaksanakan sholat di masjidil aqsa, beliau melaksanakan sholat secara berjamaah dengan para malaikat, dan arwah-arwah para nabi dan para rosul.

Hadirin . . . selama didalam perjalanan, diperlihatkan kepada nabi Muhammad tujuh belas contoh atau tujuh belas lambing, diantaranya:
Pertama, di tengan perjalanan melihat ifrit (syaitan) menghadang, itu adalah merupakan lambang peringatan kepada kita semua bahwa ketika mempunyai tujuan yang baik pasti ada godaan yang menghadang.

Kedua, diperlihatkan kepada beliau orang-orang yang sedang menanam padi, saat itu dibajak kemudian yang sudah dibajak pun menjadi lahan yang harus dibajak lagi. Diberitahukan oleh malaikat jibril kepada nabi Muhammad, bahwa itu adalah merupakan lambing orang-orang yang suka mengajar atau yang suka menyuruh belajar kepada anak cucunya tentang ilmu-ilmu yang wajib dipelajari menurut pandangan hukum agama islam, juga memberikan contoh kepada anak cucunya agar senantiasa melakukan amal shaleh, sayang pada sesame, suka menolong orang lain, hormat pada guru dan juga orang tua, suka bersedekah, dan berinfak untuk keperluan masjid dan madrasah, atau membantu keperluan yang berkaitan dengan kemaslahatan agama da juga Negara.

Ketiga, diperlihatkan kepada rosululoh orang-orang yang memukuli kepalanya sendiri, yang mana saat itu pula kepalanya pecah namun saat itu juga utuh kembali, dan terus menerus seperti itu. Diberitahukan oleh malaikat jibril kepada nabi Muhammad saw, bahwa itu adalah merupakan lambang orang-orang yang malas mengerjakan amal kebaikan, malahan ibadah sholat yang penting sekalipun sering di sepelekan bahkan terkadang ditinggalkan.

Keempat, diperlihatkan kepada nabi Muhammad orang-orang yang telanjang dan digiring seperti sapi, diberi makan kayu zaqum dan arang dari neraka jahanam. Jibril berkata: itu adalah golongan hartawan yang tidak memerhatikan zakatnya.

Kelima, diperlihatkan kepada rosululloh istri yang sangat cantik sekali, namun dia tidak memakai baju tapi penuh dengan perhiasan, emas dan intan berlian memenuhi jari-jari dan gelangnya, dan kebetulan panggilan dari si istri tersebut tidak dijawab oleh rosululloh saw. Itu adalah merupakan lambang dunia, apabila panggilannya dijawab oleh rosululloh pasti umatnya akan terlena dan tertipu oleh keksengan dunia yang hanya bersifat sementara. Dan banyak lagi hal-hal yang diperlihatkan kepada rosululloh lambing-lambang orang yang melanggar aturan agama.

Hadirin… setelah nabi selesai berjamaah dimasjidil aqsa, para nabi dan para rosul berdo’a kepada allah swt, diantara doanya ialah para nabi dan para rosul berterima kasih kepada allah atas anugrah yang telah telah diberikan oleh allah swt yaitu sayidul mursalin, kebetulan pada saat itu malaikat jibril membawa tiga gelas, yang satu isinya arak, yang kedua isinya madu, dan yang ketiga isinya susu, dan yang diminum oleh rosululloh adalah air susu, air susu itu lambang agama islam. Air susu diminum oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja tetap nikmat. Begitu pula agama islam, dianut oleh bangsa apa saja, oleh setiap lapisan masyarakat, konglomerat, orang melarat, orang kaya, fakir miskin, laki-laki, perempuan, tua ataupun muda, tetap baik dan bisa menjadi keuntungan untuk yang melaksanakan segala perintahnya.
Selanjutnya rosululloh dibawa oleh malaikat jibril kelangit kesatu, yaitu yang disebut dengan mi’raj setelah malaikat jibril meminta ijin terlebih dahulu kepada yang menjaga langit itu. Di langit kesatu rosululloh bertemu dengan nabi adam as yang sangat berbahagia karena bisa bertemu dengan rosululloh saw, serta tak lupa pula nabi adam mendoakan dengan berbagai doa kebaikan.

Kemudian naik lagi ke langit kedua sampai langit ke tujuh. Di langit kedua berjumpa dengan nabi isa as dan nabi yahya as, di langit ketiga bertemu dengan nabi yusuf as, di langit ke empat bertemu dengan nabi idris as, di langit kelima bertemu dengan nabi harun as, di langit ke enam bertemu dengan nabi musa as, dan di langit yang ke tujuh beliau bertemu dengan nabi Ibrahim as.

Kemudian naik ke sidratul muntaha-mustawa, ke alam jabarut kemudian sampai ke alam lahut. Rosululloh di bukakan hijab, sehingga bisa melihat dzat allah swt yang laisa kamislihi syai’un. Kemudian nabi mendapat perintah dari allah supaya nabi Muhammad dan umatnya melaksanakan sholat lima puluh kali dalam sehari semalam. Kemudian turun lagi ke Lngit ke enam dan bertemu dengan nabi musa, dan diperksa oleh nabi musa, “menerima perintah apa dari allah??” kemudian nabi Muhammad pun mengatakan bahwa ia mendapat perintah melaksanakan sholat lima puluh kali dalam sehari semalam.

Kemudian nabi musa as memberikan saran supaya nabi Muhammad unjukan lagi kepada allah swt moga bisa dikurangin jumlahnya, karena hawatir umat-umat nabi Muhammad tidak kuat melaksanakannya. Selanjutnya nabi Muhammad memohon sampai Sembilan kali, setiap kali memohon di kurangi lima kali shalat. Setelah tinggal lima lagi, walaupun nabi musa menyarankan untuk unjukan lagi supaya di kurangi lagi, namun rosululloh tidak bersedia karena merasa sudah terlalu sering. Namun meskipun lima kali sholat tapi pahalanya tetap sama dengan lima puluh kali sholat. Selanjutnya nabi Muhammad turun lagi ke bumi sebelum waktu shubuh hari senin.

Hadirin… pagi-paginya mungkin sekitar pukul 06:30 para kaum qurais telah berkumpul di depan rumah rosululloh untuk mendengarkan pidato rosululloh saw, namun ketika rosul menceritakan tentang isra’ dan mi’rajnya, sambutan dari kaum qurais terbagi tiga: ada pro dan percaya, ada yang kontra yaitu tidak percaya, dan ada juga yang percaya tidak percaya.

Walau pun kejadian itu adalah kejadian yang aneh dan bisa di katakan ajaib, namun kufur hukumnya apabila ada umat islam yang tidak percaya dengan isra’ mi’rajnya rosululloh saw. Allah swt maha kuasa dan apabila berkendak bisa saja membuat kejadian yang lebih dahsyat dari itu, adapun untuk orang yang beriman peristiwa itu bisa menambah kekuatan imannya.

Selanjutnya kita harus mementingkan sholat lima waktu dan melaksanakan sebagaimana mestinya, jangan melaksanakan semaunya namun harus kita kerjakan sebagaimana yang diajarkan oleh rosululloh saw. Agar wasilah dari melaksanakan sholat itu kita semua mendapat rahmat dan ampunan dari allah swt. Allah swt berfirman didalam al-qur'an suroh al-Isro ayat 1.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَى الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya* agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Demikian lah tulisan khutbah jumat isra mi'raj yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan dan semoga menjadikan hidup kita lebih berkah dan lebih bermakna. Aamiin Yaa Allah Yaa Robbal Aalamiin.

Materi Terbaik Khutbah Idul Fitri 2019 Tentang Puasa Dan Sholat Yang Menyentuh Hati

Materi Terbaik Khutbah Idul Fitri 2019 Tentang Puasa Dan Sholat Yang Menyentuh Hati - Kita semua patut bersyukur karena pada saat ini kita telah sampai di penghujung bulan suci ramadhan, setelah kita berjuang dari mulai tanggal satu bulan ramadhan untuk melaksanakan kewajiban yang harus kita tunaikan, yaitu ibadah puasa fardhu di bulan suci ramadhan ini. Namun pada kesempatan kali ini insya allah saya akan menuliskan teks khutbah idul fitri yang mungkin saja sedang di cari oleh para khotib untuk dijadikan sebagi bahan materi khutbah pada saat pelaksanaan sholat ied nanti.

Karna sebagai mana telah kita ketahui bersama, bahwa khutbah idul fitri ini adalah merupakan keharusan dalam melaksanakan sholat ied. Adapun materi yang akan dibahas pada kesempatan kali ini yaitu tentang hal yang berhubungan dengan arti rabu wekasan puasa dan juga sholat lima waktu, yang menjadi alasan kenapa disini saya membahas tentang sholat, karena sholat ini adalah merupakan tiangnya agama dan juga merupakan kunci diterimanya seluruh amal ibadah yang kita lakukan.

Dan untuk anda yang diberi tugas sebagai khotib, jika anda merasa tidak punya waktu untuk merangkai kata-kata untuk dijadikan materi khutbah, anda bisa menyimak teks materi khutbah idul fitri di bawah ini. Jadi anda tidak perlu repot-repot untuk merangkai kata-kata materi khutbah, karena di sini saya sudah menuliskannya secara kumplit dan juga detail, anda tinggal membacanya saja dengan seksama. Dan berikut ini adalah teks materi khutbah idul fitri yang berhubungan dengan sholat dan puasa.

Materi Terbaik Khutbah Idul Fitri 2019 Tentang Puasa Dan Sholat Yang Menyentuh Hati

Khutbah Ke I

بسم الله الرحمن الرحيم
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ
اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَأَعَزَّ جُنْدَهُ، وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ، لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ، لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ وَفَّقَنَا ِلإِتْمَامِ شَهْرِ رَمَضَانَ وَأَعَانَناَ عَلىَ الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ وَجَعَلَنَا خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ للِنَّاسِ. نَحْمَدُهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَهِدَايَتِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُ الْمُبِيْنُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ خَاتَمُ النَّبِيِّيْنَ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنَ، أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، وَأَحُسُّكُمْ عَلَى طَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ: أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ، بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ شَهْرُ رَمَضانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّناتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضاً أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Segala puji milik allah swt yang maha rohman dan maha rohim. Sholawat berserta salam semoga selamanya tetap terlimpah curahkan kepada baginda nabi tercinta yakni nabi Muhammad saw. Puasa ramadhan yang lamanya satu bulan telah kita laksanakan, selain itu zakat fitrah yang merupakan sala satu rukun islam juga telah kita bayar. Dan semoga semua amal kita diterima oleh allah swt. Aamiin Yaa Allah Yaa Robbal Aalamiin. Puasa ramadhan dan zakat fitrah itu adalah merupakan ibadah yang waktu pelaksanaannya hanya datang satu kali dalam satu tahun.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ

Dan perlu kita ingat bahwa ada ibadah yang wajib kita laksanakan setiap hari yaitu ibadah sholat lima waktu. Sebagai mana telah kita ketahui bersama bahwa ibadah sholat lima waktu ini adalah merpakan ibadah poko yang menjadi kunci diterimanya amal ibadah yang lain. Sebagai mana para ulama mengatakan bahwa ibadah sholat itu di ibaratkan seperti angka 1 sedangkan ibadah yang lainnya di ibaratkan seperti angka 0 (nol), meskipun kita memiliki seratus, seribu, atau bahkan sampai sejuta angka 0 (nol) jika tanpa ada angka 1 di depannya, maka angka 0 (nol) itu tidak akan mempunyai nilai.

Begitu juga dengan amal peribadahan, meskipun kita melakukan banyak sedekah, membayar zakat, melaksanakan puasa, atau bahkan sampai menunaikan ibadha haji. Jika tidak dibarengi dengan ibadah sholat lima waktu, maka semua amal ibadah yang telah kita lakukan itu seolah-olah hanya bagaikan angka 0 (nol) saja yang tidak mempunyai nilai. Tetapi jika semua amal kebaikan yang kita kerjakan itu dibarengi dengan melaksanakan sholat lima waktu, maka semua amal ibadah yang telah kita lakukan itu akan memiliki nilai ibadah yang sangat luar biasa.

Ibaratnya seperti kita mempunyai tiga angka 0 (nol), lalu kemudian di depannya kita tambah dengan angka 1, maka nol yang tadinya tidak mempunyai nilai itu akan menjadi 1000. Apalagi jika nol_nya lima angka, enam angka, tujuh angka dan seterusnya, kemudian didepannya kita pake angka Sembilan, maka sudah pasti itu akan menjadi angka bilangan yang sangat besar sekali. Oleh sebab itu maka jangan sekali-kali kita meninggalkan sholat fardhu, sebab jika kita kita tinggalkan maka semua amal ibadah yang kita kerjakan itu hanya akan seperti angka nol yang berbaris namun tanpa adanya angka yang mempunyai nilai di depannya.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ

Hadirin rohimakumulloh….
Suatu saat nanti di akhirat, amal ibadah yang akan paling dahulu di hisab itu adalah ibadah sholat lima waktu. Apabila sholatnya sudah memnuhi sebagaimana yang di wajibkan dalam agama, sholat yang memenuhi segala syarat dan juga rukunnya, serta menjauhi segala hal yang dapat membatalkan sholat, maka sangat besar kemungkinan kita akan diterima islamnya dan juga diterima segala amal ibadah yang lainnya. Sebaliknya, apabila amal ibadah sholatnya tidak benar, sering meninggalkan sholat, maka sangat dikhawatirkan semua amal ibadah serta keislamannya tidak diterima oleh allah swt.

Agar sholat kita diterima oleh allah maka tidak ada pilihan lain bagi kita selain dari pada kita mengetahui dan memahami semua ilmu yang berkaitan dengan peribadahan, supaya kita tahu semua hal yang membatalkan sholat, tata cara sholat yang benar, bacaan-bacaan doa sholat, dan lain sebagainya. Dan untuk memahami semua itu kita semua harus senantiasa menuntut ilmu agama dari para ulama dan para kiyai yang telah menjadi pewaris para nabi. Apabila kita terus menuntut ilmu, maka insya allah ibadah sholat kita akan terkoreksi bila memang ada kesalahan maka kita pun akan bisa membenarkannya.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ

Hadirin rohimakumulloh…
Utamakan lah sholat….! Karena sholat itu adalah merupakan ibadah yang sangat penting, dan harus dilaksanakan oleh semua lapisan masyarakat baik yang kaya, yang miskin, pejabat, rakyat, konglomerat, bahkan orang melarat. Dan sholat itu adalah ibadah yang gratis, tidak seperti ibadah haji yang harus mengeluarkan uang berjuta-juta untuk keperluan biaya perjalanan dan lain sebagainya. Sedangkan kalau untuk menunaikan sholat, kita tidak di pungut biaya sepeser pun untuk bisa melaksanakan sholat. Tapi anehnya begitu banyak sekali orang yang tidak mau melaksanakan sholat.

Ibadah sholat itu adalah ibadah yang di perintahkan oleh allah swt kepada nabi Muhammad saw tanpa melaui perantara malaikat jibril yaitu pada saat rosululloh saw mi’raj, ini adalah sebagai simbol bahwa ibadah sholat itu di atas dari ibadah-ibadah yang lainnya. Berbeda dengan ibadah syari’at yang lainnya, selain melaui perantara malaikat jibril, tapi diperintahkannya pun di dunia, yakni di madinah. Oleh sebab itu, apabila ada orang yang tidak mau melaksanakan sholat lima waktu maka sangat ditakutkan dia di golongkan kedalam golongan orang kafir.

Sebagai mana keterangan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Thabrani: MAN TAROKA SHOLAATA MUTA’AMMIDAN FAQOD KAFARO JIHAAROO.
Artinya: barang siapa yang berani meninggalkan sholat dengan sengaja, maka jelas kafirnya.
Orang yang menyepelekan sholat, suatu saat nanti dia akan merasakan penyesalan yang luar biasa, sebab nanti diakhirat dia akan ditempatkan dia dalam neraka saqor. Begitu berat sekali ancaman dari allah swt untuk orang-orang yang berani meninggalkan sholat.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ

Dalam kehidupan di dunia tidak akan diberikan keberkahan, semua amalnya tidak akan diterima. Dan ketika mati pun akan ada dalam keadaan yang hina, ketika menjelang ajal akan merasakan haus yang begitu dahsyat yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya, ketika di cabut ruh-nya tidak akan mendapat belas kasihan sedikit pun dari malaikat izrail. Dan di akhirat nanti dia akan dimasukan kedalam neraka saqar. Sebagai man allah berfirman dalam al-qur’an surat al-mudasir ayat 42-43.

مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ

Artinya: Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?" Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat

بارك الله لي ولكم فى القرآن العظيم ونفعنى وإياكم بفهمه إنه هو البر الرحيم

Khutbah Ke II

الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر،
الحمد لله أفاض نعمه علينا وأعظم. وإن تعدوا نعمة الله لا تحصوها, أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له. أسبغ نعمه علينا ظاهرها وباطنها وأشهد أن محمدا عبده ورسوله. رسول اصطفاه على جميع البريات. ملكهاوإنسها وجنّها. اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى أله وأصحابه أهل الكمال فى بقاع الأرض بدوها وقراها, بلدانها وهدنها
الله أكبر أما بعد:أيها الحاضرون اتّقوا الله حقّ تقاته ولا تمو تنّ إلاّ وانتم مسلمون. إخوانى الكرام! استعدوا لجواب ربكم متى تخشع لذكر الله متى نعمل بكتاب الله ؟ قال تعالى ياأيها الذين أمنوا استجيبوا لله ولرسوله إذا دعاكم لما يحييكم واعلموا أن الله يحول بين المرء وقلبه وأنه إليه تخشرون
الله أكبر. اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أل سيدنا محمد. كما صليت على إبراهيم وعلى أل إبراهيم, وبارك على محمد وعلى أل محمد, كماباركت على إبراهيم وعلى أل إبراهيم فى العالمين إنك حميد مجيد
الله أكبر. اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الأحياء منهم والأموات. إنك سميع قريب مجيب الدعوات وقاضى الحاجات. اللهم وفقنا لعمل صالح يبقى نفعه على ممر الدهور. وجنبنا من النواهى وأعمال هى تبور. اللهم أصلح ولاة أمورنا. وبارك لنا فى علومنا وأعمالنا. اللهم ألف بين قلوبنا وأصلح ذات بيننا. اللهم اجعلنا نعظم شكرك. ونتبع ذكرك ووصيتك. ربنا أتنا فى الدنيا حسنة وفى الأخرة حسنة وقنا عذاب النار. ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا وهب لنا من لدنك رحمة إنك أنت الوهاب
الله أكبر. عباد الله! إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذى القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر يعذكم لعلكم تذكرون. فاذكروا الله يذكركم واشكروا على نعمه يشكركم. ولذكر الله أكبر

Demikian lah materi khutbah idul fitri yang membahas tentang kewajiban melaksanakan sholat, semoga adanya tulisan ini dapat membantu anda yang membutuhkan dan semoga kita semua diberikan kekuatan untuk bisa selalu bersemangat dalam mengerjakan sholat, agar kita selamat di dunia dan juga di akhirat. Amiin Yaa Allah Yaa Robbal Aalaamiin.